Assalamualaikum. Nggak berasa ya Asian Games udah mau mulai 4 hari lagi. Saya agak ragu tentang kesiapan infrastruktur pendukungnya nih, terutama dari sisi transportasi penunjang. Secara Jakarta sangat rawan macet. Sejak memasuki Bulan Agustus sih saya lihat beberapa jalan mulai lebih lancar karena diterapkannya sistem ganjil genap. Jadi semoga alur transportasi para atlet dari tempat menginap ke venuenya bisa efektif dan efisien.
Kalau transportasi untuk masyarakat gimana ya kira-kira? Apakah dengan adanya Asian Games jadi lebih lancar juga kah? Akhirnya kebingungan saya mendapat jawaban nih. Kamis, 9 Agustus 2018 lalu Holcim Indonesia mengadakan media gathering bersama dengan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta di Old Town White Coffee. Karena acaranya di jam makan siang, saya iyain. Soalnya penasaran bakalan diajak ke area publik yang sudah direvitaliasi untuk menyambut Asian Games. Kebetulan load kerjaan di kantor lagi oke jadi izin dikasih. Asik.
Waktu pihak Holcim Indonesia dan Bina Marga Provinsi DKI menyampaikan paparan tentang apa saja yang sudah dilakukan jelang Asian Games, saya salut sekali. Keduanya ingin memberikan yang terbaik pada perhelatan istimewa yang akan tiba ini. Sebagai salah satu partner kerja sama Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Holcim Indonesia terus memberikan support pembangunan infrastruktur dengan produk mereka yang bernilai lebih.
Masih inget nggak postingan saya tentang revitalisasi Gelora Bung Karno? Area pejalan kaki dan taman-taman di sana direvitalisasi dengan beton berpori ThruCrete oleh Holcim. Kelebihan ThruCrete adalah bisa menyerap air dalam volume besar dengan cepat sehingga tak ada lagi genangan karena hujan. Ternyata pembangunan dengan ThruCrete ini udah lebih luas sekarang. Selain area GBK, area pejalan kaki yang sudah direhabilitasi dengan ThruCrete sudah melingkupi Jalan Gerbang Pemuda mulai dari depan gedung TVRI hingga Jalan Palmerah. Yeay makin banyak area bebas becek.
Revitalisasi jalur TransJakarta dengan SpeedCrete
Khusus di acara ini kami diceritain tentang pembangunan jalur transjakarta dari Sisingamangaraja-MH Thamrin. Juga dari Jalan Sisingamangaraja-Patung Pemuda. Jalur kedua ini kami lihat langsung sekalian berkunjung ke Taman Mataram yang sekarang udah cakep banget.
Saya sempet mikir kapan sih perbaikan jalur transjakartanya? Kayaknya nggak pernah ada penutupan jalur yang udah saya sebutin tadi. Ternyata jalur tersebut direvitalisasi juga dengan produk Holcim Indonesia yang bernama SpeedCrete. Waktu pengerjaannya cukup 8 jam aja. Jadi dipasangnya malam, esok paginya udah bisa dipakai gitu jalur transjakartanya. Ini sih GILA banget produknya luar biasa. Tahu nggak sih beton biasanya berapa lama jangka waktu pemasangan hingga boleh digunakan? Minimal bisa belasan hari deh. Ini sangat membantu persiapan pemerintah untuk menyajikan yang terbaik bagi para kontingen dan tamu Asian Games dalam waktu yang super singkat.
Waktu pengerjaan jalur busway ini hanya tiga minggu dan alhamdulillah puji syukur zero accident lho. Proyek ini diadakan untuk memenuhi kebutuhan penyelenggara Asian Games yang menargetkan waktu tempuh antara tempat atlet menginap ke venue lokasi pertandingan hanya 30 menit saja. Supaya atletnya nggak kelelahan di jalan kali ya.
Selain waktu pemasangannya yang sangat kilat hingga bisa digunakan, juga manfaat untuk Asian Games, hasil perbaikan jalur busway ini juga sangat bermanfaat untuk pengguna moda transportasi bus Transjakarta. Sekarang jalur tersebut jadi lebih rata. Nggak ada lagi benjolan benjolan alias gundukan aspal yang naik gitu. Penumpang nggak bakalan ngerasain bumpy lagi, perjalanan jadi lebih nyaman dan mulus.
Perbaikan Area Pejalan Kaki dengan DekoCrete yang Cantik
Waktu tahu ada produk yang namanya DekoCrete, saya sempet mikir bisa nggak ya dipakai buat bangun rumah. Kenapa sampai mikir gitu? Karena DekoCrete ini bisa dimacem-macemin dengan tujuan fungsi dan estetika. Bisa dibikin menyerupai batu granit segala lho. Untuk yang di Taman Mataram ini DekoCretenya menyerupai cor-coran batu kali tapi keliatan alus ya. Kalau pakai material trotoar yang biasa atau batu kali masa pakainya cuma dua tahun, DekoCrete bisa sampai 10 tahun lho masa manfaatnya kalau dijaga dengan baik. Bagus banget ya bisa bikin hemat anggaran dong, hehe.
| Detail DekoCrete yang dipasang di area pejalan kaki Taman Mataram |
Selain DekoCrete, di Taman Mataram dan area pejalan kaki sekitarnya juga menggunakan ThruCrete, cirinya yang berwarna hingga ke bawah seperti foto di atas. Jadi warna warni ini menunjukkan fungsi juga, bukan cuma estetika.
Ada yang belum tahu area warna kuning itu untuk apa? Itu untuk rekan-rekan yang tunanetra. Saya terharu dan seneng banget kalau lihat renovasi area pejalan kaki yang memperdulikan fasilitas ini. Sulit sekali untuk teman-teman difabel bisa mandiri di sini karena fasilitas umumnya belum mendukung. Kalau semua jalur pejalan kaki ada area jalan khusus untuk tunanetra begini, mereka jadi bisa lebih mandiri.
| Dua area ini akan dihubungkan dengan bridge bump |
Ada kabar baik lagi nih, pembangunan infrastruktur penunjang Asian Games ini nggak cuma berakhir untuk perhelatan acara ini aja. Tapi bakal dilanjutkan. Jadi kalau tadinya kita harus turun area pejalan kaki untuk menyeberang, nantinya akan dibangun bridge bump (kalau nggak salah nama) untuk menghubungkan dua area pejalan kaki sehingga pejalan kaki lebih nyaman dan pengguna kendaraan yang melewati area inilah yang harus lebih hati-hati dan pelan-pelan karena areanya diprioritaskan untuk berjalan kaki. Tentu saja bukan di jalan utama ya bridge bumpnya, jadi nggak ganggu lalu lintas juga.
Sebagai penyuka jalan kaki dan pengguna transjakarta, saya sangat senang dengan perbaikan ini. Teman-teman bisa lihat sendiri area pejalan kaki dan jalur transjakarta yang sudah direnov sepanjang Patung Pemuda Membangun hingga Jalan Sisingamangaraja. Foto di atas di depan Al Azhar.
Fasilitas publik sudah banyak yang jadi syantik, emang ya musti ada perhelatan akbar seperti Asian Games ini untuk jadi pemicu getolnya perbaikan infrastruktur publik. Sekarang giliran kita sebagai masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang sudah mulai bagus ini. Main-main ke Taman Mataram oke juga lho, bisa foto-foto dengan latar area pejalan kaki warna warni khas beton Holcim. :)