Jadi Icon 05 ini bukan nama area residensial ataupun apartemen lho ya. Icon 05 merupakan nama sebuah tempat ngopi sekaligus resto yang berlokasi di Sektor V Bintaro.
Saya masih ingat waktu itu h-3 Ramadahan kemarin. Ada jajaran karangan bunga yang mencolok. Isinya mengenai ucapan selamat atas opening Icon 05 Coffee and Resto. Tadinya saya meragukan perkembangan popularitas cafe ini karena openingnya aja pas mau bulan puasa.
Dua minggu kemudian rasanya saya pengen ke sana. Ikut penasaran karena beberapa teman saya sudah mencoba icip-icip ngupi di Icon 05, katanya tempatnya enak. Maka ketika saya sedang tidak puasa, dan kebetulan teman-teman dekat saya kolom agama di KTP-nya bukan Islam, hampir tiap sore (selama saya tidak puasa), kami pasti di sana. Ngabuburit di cafe gitu ceritanya... Saat itu tempat ini sudah mulai disukai anak gahul Bintaro dan sekitarnya.
Meski tempat kuliner kian bertebaran, selalu ada tempat baru yang muncul dan menjadi bintang. Salah satunya Lot 9 ini, tempat makan yang bisa dibilang sedang menjadi primadona baru di Bintaro. Padahal Lot 9 baru dibuka akhir tahun lalu dan soft openingnya baru awal tahun ini. Pelanggannya yang mayoritas pengguna jejaring sosial, membuat Lot 9 kian tenar di ranah instagram. Foto si pengunjung dengan background yang ciamik dan foto makanannya yang menggiurkan seolah menjadi magnet marketing tersendiri sehingga pengunjung Lot 9 seakan tak ada habisnya.
Saya sendiri sudah lama diam-diam menyimpan hasrat ingin segera berkunjung ke sana. Terutama sejak Mba @ditut sering memposting foto saat sedang melukis di sana. Kayaknya tempatnya nyaman banget gitu. Lokasinya yang cukup dekat dengan tempat tinggal saya saat ini membuat rasa penasaran makin tinggi. Namun entah kenapa saya belum mengiyakan ajakan beberapa teman untuk ke sana. Bagi yang belum tahu, Lot 9 berlokasi di dekat Mc Donald Sektor XI Bintaro, tepatnya di seberang Salon Anita, setelah Total Buah Segar sebelum Starbuck Sektor XI Nine Walk dari arah sektor V.
Jujur aja sih, sebenarnya saya menunggu si pengajak adalah teman dekat saya. Supaya apa? Supaya nggak malu kalau foto-foto aja sih. Sampai kemudian Kamis malam lalu saya tak kuasa menolak ajakan teman-teman baik saya untuk sarapan ke sana. Iya SARAPAN. Kerelaan kami mengorbankan pagi santai dengan berdandan rapi hanya berlatar satu mantra: karena pergaulan sudah dimulai sedari pagi. Eh tenang, saya tetap bukan anak gaul kok, ke sana saat sarapan supaya masih sepi. Kabarnya saat weekend tempat ini sangat ramai, jadi kami menyempatkan Jum'at pagi.
Jujur aja sih, sebenarnya saya menunggu si pengajak adalah teman dekat saya. Supaya apa? Supaya nggak malu kalau foto-foto aja sih. Sampai kemudian Kamis malam lalu saya tak kuasa menolak ajakan teman-teman baik saya untuk sarapan ke sana. Iya SARAPAN. Kerelaan kami mengorbankan pagi santai dengan berdandan rapi hanya berlatar satu mantra: karena pergaulan sudah dimulai sedari pagi. Eh tenang, saya tetap bukan anak gaul kok, ke sana saat sarapan supaya masih sepi. Kabarnya saat weekend tempat ini sangat ramai, jadi kami menyempatkan Jum'at pagi.
Kemarin saya memesan Bubur Manado (30K). Bertabur teri dan dihidangkan bersama sambal cakalang membuat rasa bubur manadonya semakin mantap. Dua teman saya memesan Bubur Ayam (30K) dan Lontong Sayur Padang (48K) yang juga enak. Ayam di lontong sayurnya benar-benar kasi mure, gede buangeeet. Memang agak pricey ya untuk sarapan mahasiswa, tapi porsinya besar lho. Piringnya lebar dan dalam, apalagi mangkok lontong sayurnya, jumbo!
And here it is the beautiful interior design of Lot 9.
![]() |
| bubur ayam |
![]() |
| Bubur Manado |
![]() |
| Lontong Sayur Padang |
Nama pilihan menu minuman cukup unik, ada yang namanya seperti judul film-film Indonesia. Ada arisan, naga bonar, daun di atas bantal, dll. Minuman yang saya pesan, hot chocolate dan es pelangi di matamu juga pas. Esnya seger banget dengan kadar kemanisan sesuai selera saya. Ketika teman saya hendak mengorder teh leci panas, Mas waiternya menyarankan supaya dingin biasa tanpa es saja karena nanti rasa lecinya hilang jika menggunakan air panas. Wah caring banget ya mereka, memperhatikan dan menanyakan supaya yang kita pesan tidak mengecewakan dan sesuai selera kita. Nggak cuma itu, sejak datang semua waiters dan waitressnya yang berpapasan dengan kita akan menyapa dengan sangat ramah.
![]() |
| hot chocolate |
| sarsaparila-ice strawberry tea-es pelangi di matamu |
Meski kami berlama-lama di sana, pelayanannya tetap ramah dan cekatan. Saya akan dengan senang hati berkunjung kembali karena makanannya enak dan tempatnya juga nyaman. Pas banget untuk quality time mengobrol dengan teman-teman.
Disclaimer: ini review menurut selera saya pribadi, selera tiap orang bisa saja berbeda :)
INDUSTRIEID merupakan salah satu pilihan kuliner baru di Bintaro. Lokasinya di Ruko Kebayoran Arcade 2 Blok B3 No. 58 (kanan jalan dari arah Giant). Tempatnya cukup nyaman untuk bercengkrama dengan kawan maupun keluarga. Tersedia kursi di teras samping dan depan untuk pelanggan yang merokok dan terdapat ruangan ber-AC yang cukup memadai untuk mengakomodasi pengunjung dengan beberapa pilihan tempat duduk. Saya baru tahu jika Industrie ada restonya Februari lalu. Cukup kaget dan bahkan saya menertawakan diri sendiri ketika diajak teman saya ke sana. Soalnya tahun lalu sewaktu ada event Gogirl! Magz di Senayan City, saya sudah berkenalan dengan chicken popcorn-nya yang memanjakan lidah itu. Saya yang tidak suka ngemil pun menjadikan si chicken popcorn sebagai favorit bites. Ealah kok ternyata restonya ada di Bintaro. Deket banget! Baru tau...
Terdapat beberapa pilihan menu makanan. Seperti yang sudah saya bocorkan dalam paragraf pertama, bitesnya yang paling juara adalah chicken popcorn. Ayamnya bebas tulang, gurih, renyah, kering, tak terlalu asin, pas sekali gigit dan dihidangkan bersama saus rahasia Industrie yang menambah kenikmatan si ayam.
Untuk makanan utamanya saya baru mencoba kari dan ramen. Kari ayam dan sapinya juara. Bumbu karinya kental, cita rasa orisinil bukan bumbu racikan instan. Disajikan dengan nasi panas dan sambal bagi pecinta pedas. Penyuka kari pasti akan jatuh cinta.
Meski bukan resto Jepang, ramennya pun lumayan enak.
Untuk minumannya saya sarankan pilih yang segar saja apabila hendak memesan makanan berat seperti kari dan ramen. Bukan apa-apa, tapi supaya pas, sehingga minuman kita menjadi penutup yang paripurna yang menyegarkan tenggorokan selepas sajian yang memanjakan lidah kita. Saya sendiri lebih suka makan bites-bitesnya yang enak-enak sembari ngobrol dengan teman-teman dan menikmati suasana malam Bintaro di Industrie. Bebas dari hiruk pikuk. Bahkan sesekali terdengar suara jangkrik, haha betapa menenangkan bukan? Industrie sudah close order pada pukul 8 malam, jadi jangan ke sini terlalu malam. :)
Belakangan ini saya lagi suka nyoba beli voucher di Living Social, terutama voucher makanan. Setelah sebelumnya saya ditraktir teman yang beli voucher dan ternyata lumayan enak, saya pun mencari-cari voucher makan jika kuliah sampai menjelang jam 5 sore yang artinya bakalan nggak sempat masak buat buka puasa.
Kamis lalu saya dan Ecci, teman serumah saya, tertarik sama kupon diskon Pasta Pasti. Siang beli kupon di sela jam kuliah, sorenya langsung meluncur ke sana. Karena hectic kuliahnya, seharian belum buka Path (halah), maka saya malah ngePath dulu sesampai rumah dari kampus, bukannya langsung siap-siap padahal udah jam 5, hihi. Dengan segala distraksi lainnya akhirnya Ecci yg jd korban heboh ngeprint di rental karena udah jam 5:45. Pemilik rental udah mau ke masjid, rentanya udah mau tutup, udah mau siap2 buka puasa. Setelah print langsung deh ngebut sampai sektor sembilan. Tapi kami nggak nemu-nemu si Pasti Pasta ini. Hasil googling saya sih lokasinya dekat dengan pasar modern, tapi sampai McD ga ketemu juga. Akkhirnya saya putar balik, masuk ke pasmod tapi tetep nggak ketemu. Ecci pun nelpon Pasti Pasta dan dikasihtau lokasinya setelah McD, iya McD lurus lagi dikit, kalau dari sektor 5 ada di kiri jalan.
Pasta Pasti ini lokasinya di pojokan kios atau ruko gitu, sebelahnya ada laundry, ga terlalu besar, waktu kami ke sana hanya kami pelanggannya.Serasa cafe milik berdua sahaja.
Karena kami sudah telat berbuka sedangkan makanan belum siap, padahal udah laper plus haus banget, maka Ecci minta dengan sopan agar Lemon Tea nya segera disajikan, saya yang emang banyak minumnya kalau lagi makan di luar gini tentu saja langsung menandaskan segelas lemon tea, lalu es krim coklat yang menyegarkan pun tersaji, kami rumpi-rumpi sembari menunggu pastanya yang agak lama.
Ecci memesan Penne, kami makan berdua, ternyata ga nampol, yaiyalah abis puasa ya. Jadi nggak kenyang. Kami lupa foto Pennenya tapi sama persis seperti yang didisplay di Living Social. :)
Beberapa waktu kemudian pizza-nya datang, tipis seperti di Italia, tanpa toping tapi seger sih dan crunchy gitu, meski tipis ternyata kami ga abis, masih sisa dua potong, saya ga sanggup lagi maksain, secara udah minum dua gelas, hahaha. Ternyata makanan Italia gini mengenyangkan juga ya.
Taste:
So so (enak tapi nggak istimewa) saya beri nilai 7,5
Come Back Again?
No kalau pakai harga reguler, kalau ditraktir gapapa deh ayok :p
Kelebihannya Pasti Pasta adalah mereka berani mengclaim bahwa semua masakannya bebas MSG. Saya kebetulan emang anti MSG. Sebisa mungkin menghindari MSG kalai makan. Makanya sering masak sendiri meski jadi keteteran nugas.
Pasta Pasti
Jl.Bintaro Utama IX No. 10E
Bintaro Jaya Sektor 9
Tangerang Selatan
Telp: (021) 7121 9363 / (021) 7121 9373

















