Assalamualaikum.
Di penghujung ramadhan gini pasti banyak yang kepikiran tentang belanja baju baru ya. Apalagi iklan-iklan diskon online shopping bertebaran di mana-mana. Meski lebaran tak melulu harus berbaju baru, tapi kalau koleksi pakaian di lemari sudah terasa buluk atau sudah tak sesuai gaya berpakaian kita lagi, gimana dong? Itu sih artinya koleksi pakaian kita butuh penyegaran. Sekalian kita bisa menyumbangkkan pakaian yang masih bagus tapi tak terpakai sebelum belanja baju baru yang sesuai kebutuhan.
Belanja di bulan ramadhan itu perlu usaha ekstra. Sedang puasa gini gampang lemas dan khawatir kehausan kalau kebanyakan jalan. Kebetulan saya bukan tipikal orang yang suka meluangkan waktu untuk berkeliling area perbelanjaan hanya untuk mencari baju bagus yang sesuai selera dan budget. Makanya saya lebih suka online shopping aja kalau butuh baju di bulan ramadhan. Di post ini saya mau sharing tentang 5 kemudahan yang saya alami berkaitan dengan belanja online di bulan ramadhan.
Lebih Fokus Ibadah
Di akhir ramadhan, sayang banget kalau waktunya dihabiskan di mall dan pusat perbelanjaan lainnya. Penghujung ramadhan itu musti dipol-polin tadarus yang masih ketinggalan dan ibadah sunah lainnya yang rasanya masih minim saya laksanakan.
Online shopping menjadi penyelamat saya supaya lebih fokus ibadah di malam hari. Membuat saya bebas dari guilty feeling mikirin belum tarawih dan tadarus saat belanja dan sibuk keliling pusat perbelanjaan atau event-event bazar. Tapi jangan kebablasan juga ya online shoppingnya. Kalau saya suka online shopping sehabis tarawih aja.
Bebas Capek
Rasa capek yang bisa muncul dari online shopping mungkin tangan pegel dikit karena terlalu banyak pegang mouse. Mata juga bisa lelah sih kalau terlalu banyak membandingkan warna warni dan berbagai model pakaian karena diskon-diskon yang menggiurkan di sana sini.
Sedangkan jika belanja langsung capeknya banyak. Pertama capek saat persiapan keluar: dandan, pilih baju, dan menyiapkan kendaraan. Kemudian harus menghadapi kemacetan karena semua orang sepertinya suka berbuka bersama di mall, jadi jalanan ke beberapa mall hampir selalu macet di sore hari. Belum lagi keliling ke sana kemari saat mencari barang yang kita mau. Kaki gempor, rasa lapar, haus, dan lelah bisa bikin kita asal-asalan memilih barang yang mungkin sebenarnya tidak kita butuhkan.
Rugi dong kalau beli barang yang sebenarnya tidak sesuai dengan yang kita mau? Makanya saya lebih pilih online shopping karena bebas capek dan kalau sudah lihat-lihat tapi belum ada yang cocok ya tinggal lihat-lihat lagi nanti ketika punya waktu senggang. Cukup dengan duduk manis di rumah atau kantor aja.
Lebih Irit
Irit karena online shopping tidak membutuhkan biaya transportasi, biaya parkir dan tidak membuat kita makan di luar. Biaya perolehan yang akan kita keluarkan jika berbelanja dengan online shopping hanyalah kuota internet.
Puas Komparasi Harga
Sebagai perempuan yang tak suka membandingkan harga dari satu toko dengan toko lainnya dengan alasan nggak mau capek, saya lebih memilih online shopping karena kalau online shopping saya bisa dengan mudah membandingkan harga dan diskon pakaian yang ada di berbagai website e-commerse. Tiada lagi penyesalan karena mendapatkan barang lebih mahal dari toko sebelah. Psst, biasanya harga pakaian di Hijabenka oke banget lho.
Penyelamat Para Perempuan di Kota Kecil
Saya berasal dari kota kecil di Jawa Tengah yakni Purworejo. Di masa sekolah dulu, saya sering kesulitan mendapatkan pakaian lebaran yang saya inginkan. Dulu pernah berburu pakaian lebaran sampai ke Jogja sama teman-teman. Puasa-puasa dibela-belain jauh-jauh ke Jogja demi nyari baju lebaran doang. Repot banget ya.
Dua tahun lalu saya pernah ditugaskan di Bukittinggi selama beberapa bulan. Kebetulan penugasan itu pas ada bulan ramadhan dan libur lebarannya. Tahu sendiri kalau pekerja kantoran cuti bersamanya selalu mepet lebaran. Mau cuti buat nyari baju doang rasanya kok sayang banget. Jadilah sempat bingung nanti pulang kampung kalau sholat Ied mau pakai baju apa. Untungnya saat itu sudah ada beberapa e-commerse pakaian muslim seperti Hijabenka, jadi saya tingga pilih pakaian yang saya suka. Biasanya saya lebih suka maxi dress atau gamis gitu untuk dipakai Sholat Ied.
Anak muda sekarang yang tinggal di kota kecil seperti saya, kayaknya nggak perlu lagi mengalami hal serupa. Tinggal berkunjung ke salah satu website online shopping yang ia suka via smartphone atau laptop, klik ini itu terus bayar. Pakaian yang diinginkan sampai deh di rumah. Nggak ada lagi kerepotan nyari baju lebaran ke luar kota segala.
Dua tahun lalu saya pernah ditugaskan di Bukittinggi selama beberapa bulan. Kebetulan penugasan itu pas ada bulan ramadhan dan libur lebarannya. Tahu sendiri kalau pekerja kantoran cuti bersamanya selalu mepet lebaran. Mau cuti buat nyari baju doang rasanya kok sayang banget. Jadilah sempat bingung nanti pulang kampung kalau sholat Ied mau pakai baju apa. Untungnya saat itu sudah ada beberapa e-commerse pakaian muslim seperti Hijabenka, jadi saya tingga pilih pakaian yang saya suka. Biasanya saya lebih suka maxi dress atau gamis gitu untuk dipakai Sholat Ied.
Anak muda sekarang yang tinggal di kota kecil seperti saya, kayaknya nggak perlu lagi mengalami hal serupa. Tinggal berkunjung ke salah satu website online shopping yang ia suka via smartphone atau laptop, klik ini itu terus bayar. Pakaian yang diinginkan sampai deh di rumah. Nggak ada lagi kerepotan nyari baju lebaran ke luar kota segala.
Nah, itulah 5 pengalaman bagaimana online shopping memudahkan saya di bulan ramadhan. Teman-teman punya alasan lainnya atau punya preferensi belanja lain terkait belanja di bulan ramadhan? Ditunggu komentarnya ya.
*Semua gambar diambil dari google.images
Nantikan post tentang fashion dan journey di nianastiti.com lainnya ya. :)
Nantikan post tentang fashion dan journey di nianastiti.com lainnya ya. :)