Assalamualaikum. Tanggal 2 Oktober kemarin merupakan Hari Batik Nasional. Momentum ini pas banget untuk dijadikan alasan untuk membahas batik sebagai salah satu warisan budaya kita yang sudah diakui oleh UNESCO. Pada hari itu saya terinpirasi postingan IG teman saya Mas Efener, bahwa yang diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO adalah proses membatiknya, yakni dengan metode tulis dan cap. Jadi, mari kita berbangga mengenakan batik tulis dan cap yang dibuat oleh pengrajin lokal. Selain melestarikan budaya, jika kita membeli kain batik yang dibuat dengan tulis dan cap, kita juga akan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin batik.
Selain batik, kita juga warisan budaya yang tak kalah cantiknya, yakni tenun. Menurut Wikipedia, tenun merupakan teknik dalam pembuatan kain yang dibuat dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang antara benang lusi dan pakan secara bergantian. Kain tenun biasanya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, atau bahan lainnya.
Apakah teman-teman tau SMESCO? Kepanjangan dari SMESCO adalah Small and Medium Enterprises and Cooperatives atau Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dalam Bahasa Indonesia. Jadi, SMESCO ini merupakan wadah bagi UKM Indonesia untuk mendisplay kerajinan yang mereka produksi. Mulai dari busana, lengkap dari pakaian hingga aksesoris, juga aneka oleh-oleh/makanan khas daerah dan ukiran ada di sana. Lokasi SMESCO ada di SME Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 94. Bagi yang belum tahu, lokasi tersebut dekat dengan Tugu Pancoran.
Sudah pernah ke SMESCO belum? Kalau belum, nanti bisa lihat video saya keliling-keliling mencari pakaian batik di Galeri Indonesia Wow - SMESCO di akhir postingan ini. Nah, di sana saya mencari produk yang cocok untuk foto OOTD (Outfit of The Day) untuk diposting di blog ini. Saya mendapat dua tampilan. Salah satunya adalah preppy chic dengan outer kulit dan tenun dalam postingan ini.
Saya memilih outer yang juga bisa dijadikan atasan yang terbuat dari kulit dan tenun. Sebelumnya saya nggak pernah kepikiran kalau tenun, simbol warisan budaya yang cantik ini bisa dipadukan dengan kulit yang membuat tampilan terlihat cool.
Saya menamai tampilan ini preppy chic karena kesan preppy yang didapat dari tenun dan kacamata saya. Keduanya memberikan sentuhan formal. Untuk menambah kesan preppy-nya, saya membawa leather clutch dan open toe wedges shoes motif tenun yang juga karya pengrajin UKM di SMESCO. Namun paduannya yang berbahan kulit dan bawahan jeans kulot membuat tampilan ini juga terlihat chic, makanya preppy chic menjadi pilihan sebutan yang tepat.
What do you think about this look? Apakah produk-produk UKM Indonesia yang berkualitas ini berhasil membuat penampilan saya preppy chic?
Oiya, jika teman-teman suka dengan produk UKM, suka dengan batik, tenun, dan aneka kerajinan lokal tapi tidak sempat ke SME Tower maka kalian bisa juga membeli produk-produk karya pengrajin UKM Indonesia di smescotrade.com. Bangga nggak sih kalau memakai produk lokal yang berkualitas dan membuat penampilan kita makin kece? Psst, harga outer kulit dan tenunnya cukup affordable lho! :D
Mau tau serunya belanja di Galeri Indonesia Wow dan di smescotrade.com? Tonton video youtube ini dulu ya :D
Semua foto dan video ini diambil oleh Mas Dani dari danirachmat.com. :)






