Beach Boys

13:21

Judul tulisan saya ini merupakan judul salah satu dorama Jepang yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia pada tahun 1999 atau 2000, saya lupa tepatnya kapan. Sedangkan di Jepang tayang tahun 1997.

Ini nih foto pemeran utamanya:

Beach Boys adalah dorama yang pertama kali saya tonton, saat itu saya masih kelas 5 atau 6 SD. Ringkasan ceritanya 2 tokoh utama itu kebetulan mengalami kegagalan di hidupnya masing-masing, yang satu atlet yang gagal ikut olimpiade dan yang satu lagi seorang pekerja kantoran yang gagal dapat proyek besar. Karakter kedua tokoh ini sangat bertolak belakang. Namun, kebetulan mereka sama-sama ingin istirahat sejenak dari kesehariannya dan pergi ke suatu pantai. 

Mereka akhirnya tinggal dan bekerja di penginapan yang sama karena kesialan yang bertubi-tubi. Kedua karakter yang bertolak belakang ini tanpa sadar menjadi dekat dan mengagumi satu sama lain setelah berbagai masalah yang mereka alami. Penginapan tempat mereka tinggal itu pemiliknya seorang kakek-kakek berambut panjang yang tinggal di sana dengan seorang cucu perempuannya. 

Salah satu tokoh harus kembali ke Tokyo untuk mencoba merangkai mimpinya lagi di dunia kerja, tapi kemudian kembali lagi ke pantai karena merasa belum cukup waktu yang dia habiskan untuk menenangkan diri. Di sisi lain si kakek pemilik penginapan menginginkan cucunya mau tinggal di Tokyo bersama ibunya (anak si kakek) dan berusaha menutup penginapan itu. Setelah itu saya lupa ceritanya, ini baru mau nyari dan download lagi, heheheh :p

Setelah saya ingat-ingat, saya kena Japan minded syndrome dari nonton Beach Boys ini. Setelah SMP jadi suka baca-baca komik Jepang dan mengikuti setiap ada dorama Jepang yang ditayangkan di televisi. Kemudian belajar budaya dan bahasa Jepang, tp sudah menguap semuanya.

Saya cuma ingat salah satu pemain drama ini, Takashi Sorimachi yang berperan sebagai Hiromi  :)

Dari Beach Boys lah saya tersugesti bahwa pantai adalah tempat yang menyenangkan dan tempat untuk menenangkan diri. Sejak saat itu saya memimpikan untuk tinggal di pantai, dan mirisnya sekarang keinginan itu sudah terkabul. Sayang saya jarang ke pantai karena kondisi di kota ini yang memang langka sekali seseorang atau terutama seorang gadis jalan-jalan sendirian apalagi di pantai. Kesannya seperti orang frustasi. Di luar kepedulian saya terhadap kesan orang lain, pantai di dekat saya tinggal ini juga banyak premannya, jd jarang saya ke pantai. Tapi tetep sih saya bersyukur karena sekarang jadi Beach Girl. Tiap berangkat atau pulang kantor iseng lewat tepi laut. Menghirup angin laut yang kadang bercampur bau amis. 

Beach Boys menceritakan tentang bagaimana kita merangkai mimpi saat beristirahat sejenak dari rutinitas kehidupan kita sebelumnya. Hampir saja saya terlena untuk tetap terus di sini. Saya harus punya mimpi untuk tetap eksis dan jadi peran utama dalam kehidupan saya sendiri :D

Dorama aja bisa segitunya yah menginfluence falsafah hidup saya, hahahaa

Semoga film dan sinetron di Indonesia bisa sepositif itu jalan ceritanya. :)

You Might Also Like

3 comments

  1. wkwk, ternyata ga cuma saya yang keinget ini drama. :D
    dulu pernah nonton tapi sama sekali lupa ceritanya. cuman keinget soundtrack nya aja. coba nonton lagi ahh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga masih inget soundtracknya. Haha. Bener2 membekas di kepala ini drama :D

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)