Ikutan Berjubel di AEON Mall

23:55

Hello bloggers and readers, selamat menjalankan ibadah ramadhan ya. Semoga kita bisa menjadi insan yang lebih baik dalam ramadhan tahun ini :)

Hayo siapa nih yang belum tau AEON Mall? Jadi AEON itu kabarnya merupakan sebuah mall dengan investor dari Jepang yang mengusung tema dari negara asalnya tersebut. Mall ini sedang ramai dibicarakan sejak sekitar dua atau tiga minggu lalu karena memang baru dilaunching akhir Mei tahun ini. Kayaknya sih ini mall pertama di Indonesia yang mengusung tema Jepang. 

Apa yang paling menarik dari mall ini? 
Tentu saja kejepangannya. Bagi para otaku atau penggemar anime pasti akan sangat senang karena bisa menemukan action figure kesayangannya dengan banyak pilihan. Penyuka produk fashion dan pernak pernik rumah tangga Jepang juga bakal girang karena ada UNIQLO dan DAISO di sana. Dekorasinya juga bertema Jepang, misalnya ada gapura yang seperti gapura masuk kuil di Jepang yang berwarna merah, pohon dengan warna musim gugur dan ornamen design interior yang berbau Jepang lainnya. Saya nggak bisa foto hal-hal unik tersebut karena semuanya dipadati pengunjung. Nah bagian paling menarik dari AEON adalah kuliner Jepangnya! RAMEN VILLAGEnya sangat menggugah selera. 
Jadi, Sabtu malam lalu saya seneng banget karena akhirnya bisa masuk ke mall yang banyak diperbincangkan ini. Soalnya saya sedang susah sekali mengatur waktu untuk jalan-jalan. Agenda saya ke AEON cuma pengen kuliner Jepang dan mau intip Uniqlo barangkali ada fashion item yang oke punya sedang ditawarkan dengan harga spesial opening. Namun timing kedatangan saya benar-benar salah. Malam minggu jadi agak kelabu. Menuju tempat makan sudah menjadi siksaan pertama. SEMUA ANTRI. Terutama yang di Ramen Village. Tadinya saya mau antri di Ramen Village tapi banyak yang sudah sold out, yang belum sold out pun antriannya mengular. Stand-stand di Food Carnival juga penuh. Saya mencoba ke Bebek apa ya lupa namanya, katanya antriannya sekitar satu jam lagi. Lalu saya mencoba ke Kenny Rogers, ternyata masuk waiting list ke-sekian. Akhirnya saya muter lagi. Pada setiap puteran pencarian makan ini saya harus melalui lautan manusia yang sama laparnya dan sama-sama tak tahu mau kemana rimbanya karena bingung saking ramainya, hahaha. Jadi kalau sama kaum adam ke sini jangan malam minggu, nanti mereka bisa bad mood karena harus berjubel, mau makan aja sulit. Akhirnya pilihan jatuh ke Wingstop yang Sebenarnya juga ada di Bintaro. Cuma saya belum pernah nyobain sih yang di Bintaro, jadi yaudah deh sekalin nyobain, yang penting sama orang spesial, tempat makannya nggak terlalu spesial-spesial amat ndakpapa. Udah bersyukur banget akhirnya duduk dan nggak jadi ada yang bete.  Saya maklum sih, namanya juga mall baru, pasti lagi banyak-banyaknya yang pengen melihat-lihat di malam minggu bersama keluarga atau orang terkasih.
Cute wall ^^
Selesai makan mood membaik, energi terpulihkan, Saya jalan-jalan melihat ke seantero AEON. Ada tempat ice skating yang masih cukup lega untuk bermain. Bagian yang parah sekali tingkat kepadatan pengunjungnya ada pada area Food Carnival dan tempat makan lainnya, juga lantai dasar yang sedang ada live music khusus malam minggu. Sedangkan lantai atas masih banyak tenant yang kosong. Saya melihat-lihat Daiso dan Uniqlo namun akhirnya tidak ada yang dibeli. Alhamdulillah... :p
Di depan tenant kosong
Uniqlo-nya baru buka hari Jumat (baru h+1), jadi sebenarnya kemarin masih ada harga khusus untuk produk tertentu namun tak ada yang memanggil-manggil saya untuk minta dibeli. Karena hari sudah malam dan kami bingung harus pulang ke Bintaro naik apa nantinya, mana lokasi AEON ini "in the midle of nowhere" banget, maka hanya sampai di sinilah perjalanan saya di AEON. Fyi, serem juga kalau ke sana naik transportasi umum seperti kami. Taksi menjadi satu-satunya solusi saat itu. Semakin malam semakin khawatir tak ada taksi lagi. Huhuhu. 

Sebenarnya malam di halaman depan AEON cukup indah, banyak lampu hias yang dirancang seolah seperti taman-taman bunga yang warna-warni. Seperti sedang berada di suatu theme park. Saya tidak sempat berfoto di sana karena khawatir kehabisan taksi.

Trasportasi Umum Menuju AEON
Shuttle bus GRATIS dari AEON ke Teras Kota PP
Bagi yang membawa kendaraan pribadi dan belum tahu lokasi AEON tapi sudah hafal sekali dengan Teras Kota, bisa parkir di sana aja. Saya terlanjur parkir motor di Stasiun Pondok Ranji jadi memilih pulang dari sana dengan kereta (naksi dulu ke stasiun karena sudah malam)

Commuter Line
Menuju AEON
Saya naik Commuter Line turun di Stasiun Cisauk. Alasan memilih stasiun tersebut karena di google maps terlihat lebih dekat dengan lokasi mall dibanding Stasiun Serpong. Ternyata Stasiun Cisauk merupakan stasiun kecil. Ada angkot sih, tapi hanya menuju Serpong, beda arah dengan ke AEON. Jadi pilihan satu-satunya dari Stasiun Cisauk ke AEON adalah dengan ojek. Taksi tidak tersedia di Stasiun Cisauk. Tarif ojek Rp 15.000.

Naik ojek ini ternyata pilihan yang paling praktis karena jalan di depan AEON dari kedua arah macet parah. Penyebab kemacetan adalah antrian untuk masuk parkir yang demikian panjangnya. Karena ngojek yang mana bisa nyempil-nyempil, maka kami bisa masuk mall dengan cepat tanpa berjibaku dengan kemacetan.

Pulang dari AEON
Karena sudah malam, kami tidak  memilih untuk kembali lagi ke Stasiun Cisauk (arahnya menjauhi Bintaro) dan serem jalanan malamnya, jadi kami memilih menuju Stasiun Serpong. Sewaktu ngojek menuju AEON saya sudah bertanya ke Abang Ojek mengenai bagaimana cara pulang dari AEON nanti, apa saya bisa ngojek, dan harus nyari ojek di mana. Jawabannya adalah tidak ada ojek di AEON. Maka kami naik taksi dari AEON ke Stasiun Serpong. Masih macet parah sekali di depan AEON padahal sudah pukul 21:00. Sekitar setengah jam kami terjebak macet di depan AEON. Setelah bebas dari kemacetan di depan mall, maka jalan yang dilalui benar-benar lengang, sepi dan gelap. Serem. Tapi alhamdulillah ada Google Maps. Pak Sopir Taxi Bluebird yang kami tumpangi berasal dari Bekasi, beliau tidak keberatan kami arahkan sesuai petunjuk Google Maps. Tarif Taxi dari AEON ke Stasiun Serpong termasuk kemacetan parah di depan AEON adalah Rp 47.000.
Dari Stasiun Serpong kami naik Commuter Line menuju Stasiun Pondok Ranji. Ternyata serem juga malam-malam di Stasiun Serpong. Kereta kami sepertinya kereta terakhir.

Sekian cerita tentang kehebohan kunjungan saya ke AEON, si mall yang sedang naik daun. Semoga ada informasi yang bermanfaat ya. Kalau ada moda transportasi umum lain atau ada pengalaman seru di AEON monggo share di comment yuk ^^ 

You Might Also Like

15 comments

  1. AEON Mall emang kekiniaan yak kwkwkwkk, ngajakin si mas yang cuma selemparan batu dari AEON susyeh bener. Well noted neh nggak ke sana pas satnite klo nggak mau dimanyunin and diceramahin semaleman ha ha ha....

    Aseli kocak banget baca post mu jeng, tapi penuh informasi jadi bisa antisipasi he he he....kabitaaaaaa ka AEON biar kekinian :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaaa.. Kita maennya ke BXC aja lah yuk :D

      Delete
  2. saya baru tau AEON Mall setelah melihat acara "Nippon Keren Deh" di Net TV. Ternyata kekinian sekali ya mallnya..
    Penasaran pengen kesana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kekinian karena baru dan fresh, konsep mall Jepang pertama di Indonesia kan ya Mba, hihi... Monggo silakan segera kesana mumpung masih kekinian Mba :D

      Delete
  3. AEON Mall ini kayaknya menarik banget. Sayangnya jauh dari rumah saya. Jadi kayaknya saya benar-benar harus niat banget kalau mau main ke sana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau jauh kayaknya harus dijadikan agenda seharian cuma kesana doang gitu ya Mba ^^

      Delete
  4. Wah sudab nyampe sini Mbak Nia ya ternyata. Itu deket banget sama rumah sayah. Hihihi. Memang rumah saya in the middle of nowhere. :-P. Btw kalo diundang ke gubuk mang engking bersediakah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, aku udah baca post Mas Dani juga kemarin. Ini AEON ngejekin pengguna transportasi umum banget nih. Huhuhu.

      Enak ya Mas Dani sekarang kalau nonton ada yang deket. Ngomong-ngomong harga rumahnya naik drastis dong ya Mas :p

      Delete
  5. Ini toh mall yg kekinian.. Sempet diceritain temen, ternyata emang bagus ya pas liat di blog km..
    Sayangnya mall bagus jauh2 aja dr bekasi ya.. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh bukannya di Bekasi banyak Mall bagus juga ya Mba? :D

      Delete
  6. Wuih... jadi inget dulu ke Gancit pas pertama kali buka. Nyari parkirnya susah bener sampe ilfeel. Di dalem berjubel pula. Hahahaha. Kl gt harus tunggu 3bulanan lah kayaknya ya kl mau main ke AEON hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. "Mungkin" AEON ini lebih parah Mba Mia, soalnya keJepangannya itu menarik massa tersendiri :p

      Delete
  7. Wah makasih ya nak kisahnya. Lagi mikir mau kesana sama anak tapi bingung kalau naik transporatsi umum gimana ya...ternyata repot banget ya. Itu mall buat kelas atas ya yang bawa mobil pribadi.

    ReplyDelete
  8. Wah makasih ya nak kisahnya. Lagi mikir mau kesana sama anak tapi bingung kalau naik transporatsi umum gimana ya...ternyata repot banget ya. Itu mall buat kelas atas ya yang bawa mobil pribadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 Bu,ada bus khusus dari teras kota ke sini Bu. Sebenarnya saya yang kurang tahu rute angkot juga sih.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)