Nabung Saham ditemani Sahabat Terpercaya, ARO dari RHB TradeSmart

09:01

Salah satu hal yang jadi tambahan pikiran bagi saya setelah berkeluarga adalah tentang bagaimana mengalokasikan dana untuk masa depan. Biasanya saya ngatur duit sendiri tuh palingan keperluan investasinya untuk tambahan dana pensiun dan kepentingan jangka pendek tertentu. Kalau sekarang mulai memikirkan kepentingan jangka panjang yang tadinya belum bisa saya mulai sewaktu masih single. Kalau ngomongin investasi jangka panjang, saya jadi inget saya belum jadi-jadi buka rekening saham sejak... errrr, mungkin setahun lalu. Form pendaftaran pembukaan rekening saham saya udah nganggur di laci selama itu. 
Kenapa investasi jangka panjang selalu dikaitin sama saham? Karena sudah terbukti investasi sahamlah yang mampu menandingi inflasi dari tahun ke tahun yang terus membesar itu.

Tak Kenal Maka Cari Tahu

Alasan saya belum jadi-jadi buka rekening saham bukan lagi karena takut akan resikonya. Biasanya ada yang menganggap saham itu resikonya tinggi. Daripada saya yang ngejelasin kenapa nggak usah takut, mending saya quote kata-kata Merry Riana tentang saham. Soalnya kalau beliau yang ngomong kan lebih terpercaya, emang sudah terbukti sukses mengelola dana dan sudah dikenal orang-orang bisa mewujudkan mimpi sejuta dolarnya.

Merry Riana bilang gini,"Pada umumnya, ketakutan masyarakat akan investasi dalam saham adalah mengenai resiko yang dianggap terlalu tinggi. Padahal sebenarnya resiko muncul akibat kurangnya pengetahuan seseorang akan produk investasinya."
Sekarang pada bertanya-tanya nggak sih gimana caranya lebih mengenal saham yang akan kita pilih? Sebaiknya kita mengenal profil risiko kita dulu. Bisa baca-baca di situs terpercaya di internet atau datang langsung ke manajer investasi untuk tahu kita ini tipe investor yang seperti apa. 

Kalau sudah tahu bagaimana profil risiko kita, biasanya kita jadi lebih terarah mau pilih saham yang mana. Kemudian research lagi dengan cara yang kita semua mudah lakukan tentu saja mencari tahu sebanyak-banyaknya informasi di internet, biar nggak pusing bisa ke lamannya Bursa Efek Indonesia dulu aja. Tapi memang biasanya googling tentang finansial malah bikin makin bingung nggak sih? Secara istilah-istilahnya banyak yang awam.

Ada satu nasehat yang paling saya inget sewaktu ikut kelas pasar modal di Bursa Efek Indonesia dulu nih. Bagi yang baru memulai membeli saham bisa mencoba beli aja saham perusahaan yang kita gunakan produknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Consumer goods ya namanya. Asalkan produk yang kita pakai beneran emang dipakai sejuta umat ya. Karena perusahaan consumer goods yang produknya emang dipakai di semua lini oleh semua orang ini dianggap aman keberlangsungannya, lha semua orang bakalan butuh. 

Sebagai tambahan info barangkali ada yang lupa, perusahaan yang masuk ke Bursa Efek Indonesia itu sudah pasti berstatus Tbk., gampangnya bisa disebut berstatus terbuka. Artinya laporan keuangannya yang sudah diaudit selalu dipublikasikan secara berkala dan bisa kita unduh dengan mudah. Semua orang bisa melihat sehat tidaknya keuangan perusahaan tersebut.

Pilih Perusahaan Sekuritas yang Kredibel

Mumet nggak sih ngebayangin kita ngulik-ngulik laporan keuangan perusahaan gitu? Bisa-bisa kepala langsung puyeng dan makin males invest saham kan. Ternyata solusi untuk mengatasai resiko tadi malah memunculkan pertanyaan baru ya.

Tapi tenang aja, udah ada solusinya nih. Kita nggak perlu repot-repot mengunduh dan menganalisa sendiri laporan-laporan keuangan perusahaan yang bakalan kita review untuk kita beli sahamnya. Caranya: pilih aja salah satu perusahaan sekuritas yang sudah menyediakan dan menyajikan data laporan keuangan berkala suatu perusahaan. Kalau bisa pilih yang paketnya lengkap. Salah satu perusahaan sekuritas yang kemarin baru saya hadiri acara peluncuran produk barunya adalah RHB Tradesmart. 

Eh, banyak yang belum tahu RHB ini apa ya? Saya maklum, tadinya saya juga nggak tahu. Jadi PT. RHB Sekuritas Indonesia atau yang biasa disebut RHB Sekuritas merupakan bagian dari RHB Banking Group. Ternyata grup layanan finansial terintegrasi ini merupakan grup terbesar keempat di Malaysia. Gimana, kredibel kan perusahaannya? Silakan dicari lagi infonya di internet kalau mau tahu lebih banyak tentang RHB.

Kelebihan RHB Tradesmart with ARO

Perusahaan sekuritas yang memberikan kemudahan beli dan jual saham online, alias lewat internet aja memang sudah ada beberapa. Tapi RHB Tradesmaert ini punya satu kelebihan yang setahu saya belum ada sebelumnya nih. Namanya RHB Tradesmart with ARO. 

Kepanjangan dari ARO adalah (Assisted Robo Optimization). Si robot pintar ini bisa ngasih beberapa 3 opsi layanan lainnya selain transaksi saham secara online, yakni ARO signal, ARO library, dan Real Rime Notification.

ARO Signal akan menginformasikan saham apa saja yang menarik untuk dibeli atau dijual sesuai kondisi pasar. Fitur ini bakalan memberikan info bagi investor tentang trading signal BULL, HOLD, dan BEAR. Jadi kita yang sibuk kerja atau yang malas memantau info terus-terusan tetap bisa tahu saham apa yang sedang HOT di bursa.

ARO Library berisi indikator dan parameter tambahan mengenai saham-saham pilihan yang bisa membantu pengambilan keputusan transaksi. Nah fitur ini bakalan membantu banget buat yang baru mau memulai beli saham. Dengan ARO Library kita bisa bikin trading plan yang lengkap. Ini ngebantu banget buat pengambilan keputusan mau pas mau transaksi saham.

Sedangkan Real Time Notification memastikan setiap investor (sama rata untuk yang sahamnya baru seiprit, maupun investor yang sudah besar nilai sahamnya) mendapat informasi secara real time. 

Ada satu lagi nih fiturnya ARO, yakni ARO Technical. Isinya parameter tambahan dukungan otomatis dan resistance yang bisa kita manfaatkan untuk membantu pengambilan keputusan dari trader atas real time notofication dari ARO. ARO Technical ini bisa kita jadiin panduan antrian beli dan antrian jual, memantau harga support ataupun resistance saham secara otomatis tanpa harus buka-buka chart yang kompleks. Biasanya udah pusiang duluan sih kalau saya harus buka-buka chart. Jadi ini lumayan membantu.

Mbak, trading kan banyak bikin orang bangkrut? 

Komentar ini muncul ketika saya bahas RHB Tradesmart di instagram: nianastiti. Waduh, jadi balik lagi ngejelasin kenapa nggak perlu takut investasi saham dong? Tapi nggakpapa, saya coba sharing pendapat dan perspektif saya ya.

Trading itu sebenarnya kan artinya perdagangan ya. Emang apa pun di keseharian kita ya trading, jual dan beli, begitu pula pas mau investasi di saham atau yang sekarang dipopulerkan nabung saham ini. Sepertinya trading dalam dunia saham di Indonesia mengalami makna peyorasi. Soalnya memang ada orang-orang yang suka beli saham untuk diambil labanya dengan jual beli dalam waktu singkat. Nah, ini nih yang sering bikin bangkrut. Karena biasanya beli sahamnya dalam jumlah gede dengan semangat oportunis untuk dijual lagi di hari itu juga atau dalam waktu dekat untuk mendapatkan laba dari transaksi jual beli yang cepat itu.
BULL di lobi BEI Tower 1
Biasanya ini bisa saja terjadi bagi investor pemula yang tergiur karena langsung kelihatan untung di awal. Padahal bisa jadi itu cuma: beginner's luck! Dari cerita teman saya yang terjerat hutang 80 juta rupiah dalam hitungan menit karena jual beli saham untuk dapat laba dalam waktu singkat, intinya sih biasanya karena jadi pede dan udah ngerasain senengnya dapat duit banyak dadakan dalam sekejap, akhirnya dijual lagilah saham itu terus coba-coba beli yang laen. Ini bisa bikin nagih dan akhirnya gambling. Pas rugi usaha terus, oportunis kali aja ruginya ketutup dengan transaksi jual berikutnya. Sampai akhirnya dia ngutang. Untunglah teman saya ini cepat sadar. Kira-kira begitulah penyebab kebanyakan orang-orang bangkrut karena "main saham." Kalau soal forex, saya nggak tahu banyak ya. Tapi forex itu bukan saham. Dan jangan lupa beli sahamnya yang kredibel juga, yang unggulannya BEI aja ya.

Setelah keterangan tersebut, mari kita kembali ke pengertian trading yang sebenarnya, bukan yang mengalami makna peyorasi tadi. Trade kan memang artinya perdagangan, jual beli. Begitu pula RHB Tradesmart, fungsinya buat memudahkan jual beli saham bagi orang-orang yang mau berinvestasi dengan saham. Yang saya bahas di sini tentunya yang beli sahamnya beneran untuk investasi jangka panjang ya, yang sekarang biasa disebut nabung saham, sesuai dengan program Bursa Efek Indonesia. 

Nabung Saham, Memperkuat Ekonomi Nasional

BEI menggalakkan program nabung saham emang karena masyarakat kita masih dikit banget yang punya saham di BEI. Dari data OJK, baru 600ribu penduduk Indonesia yang terdaftar dan punya nomor SID (Sistem Informasi Debitur). Dikit banget dibandingkan total penduduk Indonesia ya.
Kenapa kita harus ikutan punya saham di BEI? Supaya kondisi ekonomi kita bisa lebih stabil, rupiah lebih kuat. Kalau ada isu terkait pemerintahan atau isu nasional lainnya atau kondisi ekonomi dunia sedang gonjang ganjing, investor asing bakalan cepat-cepat jualin saham mereka di sini, tentunya dalam dollar. Ini mengakibatkan berkurangnya aliran dana investasi dari saham ke negara kita. Dampak lebih jauhnya juga bisa bikin rupiah melemah kalau jualnya banyak dan terus-terusan. Dampaknya dollar menguat terhadap rupiah. Nilai tukar rupiah bisa turun. Perusahaan-perusahaan kita yang ngutangnya dollar dan bayarnya rupiah bakal keteteran bayar utangnya dan bisa menyebabkan krisis yang udah pernah terjadi beberapa tahun silam. 

Mereka maunya untungnya aja kan pastinya, nggak mau nanggung resiko rugi. Makanya nggak salah juga pada ngejualin sahamnya kalau ada apa-apa di sini. Nah kalau saham-saham di BEI kepemilikannya banyak di warga kita sendiri, semoga jualnya dalam rupiah ya. Jadinya nilai tukar rupiah pun makin stabil. Ternyata kita-kita ini bisa bantu negara supaya lebih kuat perekonomiannya dengan nabung saham. :D

Kemudahan Buka Rekening Saham di RHB Tradesmart

Sekarang balik lagi ke RHB Tradesmart ya. Jujur aja sebelumnya saya udah tahu kalau brand lain juga punya fitur jual beli saham online dan pendaftaran yang memudahkan. Tapi ada satu alasan yang bikin saya belum jadi-jadi beli saham nih. Yaitu saya malas ke kantornya buat tanda tangan syarat-syarat, pembuatan rekening virtual, dan lain-lain di awal pembukaan rekening.

Parah banget magernya. Itu form yang nganggur di laci udah lengkap dan bermaterai lho, cuma mager aja. Hihi parah ya. Nah, RHB Tradesmart punya keunggulan di sini. Kita nggak perlu datang ke kantornya kalau mau buka rekening saham di RHB. Kita tinggal download aplikasinya di smartphone atau laptop. Terus bikin akun. Lengkapi datanya dengan foto atau scan npwp dan KTP (ini semua lengkap petunjuknya pas kita daftar). Terus kita submit formnya. Nanti kita dikirimi form hardcopy untuk ditandatangani dan tinggal kirim lagi ke RHB. Gampang kan?

ARO, Sahabat Terpercaya

‌Bukan cuma karena gampang daftarnya, karena adanya ARO layaknya sahabat terpercaya yang memudahkan (easy) saya  mengambil keputusan kayak orang pinter (smart) tanpa perlu berlama-lama  (quick) melototin laporan keuangan dan history suatu produk saham. Bikin saya merasa nyaman dengan produk RHB Tradesmart. Udah ngerti kita maunya saham yang gimana dan selalu ngasih update info. Udah gitu data yang dikasih sudah dibikin gampang buat dibaca.
Eits ada celetukan apa lagi nih? RHB punya Malaysia? Tenang, saham yang dijual PT RHB Sekuritas Indonesia adalah saham-sahamnya BEI lho. 

Lebih percaya interaksi dengan Mas/Mba Manajer Investasi (yang siapa tahu kece) dan khawatir RHB minim pegawai karena mengandalkan ARO si robot pintar? Nah, kalau teman-teman emang lebih nyaman ketemu sama manajer investasinya langsung, monggo aja bisa kontak RHB langsung. Saya udah kontak-kontakkan dikit via email. Belum sampai advisory sih, tapi ramah ngebantu saya yang pemalas ini. Haha.

Oiya, sebaiknya teman-teman cobain sendiri deh aplikasinya. Cari aja RHBTradesmart di google play atau appstore. Nggak usah daftar dulu juga udah kelihatan ARO Signal dan ARO Librarynya kok. Selamat mencoba! Yuk jangan takut nabung saham. Tak kenal maka cari tahu. :D

You Might Also Like

62 komentar

  1. Investasi saham sejarang bisa dilakukan siapapun ya? Bukan cuma eksekutif :)
    Dan melalui aplikasi begini kita bisa eksplor sendiri untuk belajar lebih leluasa lagi. RHB Sekuritas sangat mengedukasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, buat buka rekening saham sekarang 100rb aja ya. Trus pakai RHB Tradesmart with ARO kita bisa dapat info yang sama dengan investor gede. Dan bisa eksplore sambil belajar seperti kata Mba Ani. Mantap ya :D

      Delete
  2. Anak muda wajib tahu aplikasi ini, biar pada tahu kalau orang yag jalan2 belum tentu boros, bisa aja mereka main saham dan tradingnya pakai aro ini, kan bisa di mana saja dan kapan saja. Heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuul, jalan-jalan tapi tetep dong udah mengalokasikan dana buat masa depan dengan investasi jangka panjang. Jangan2 anak2 muda jaman sekarang lihat smartphone bukan main socmed, tapi lagi mantau saham, ya nggak? Haha

      Delete
  3. Bagus nih, makin banyak yang melek berinvestasi saham. Perusahaan sekuritas juga semakin inovatif memudahkan masyarakat mengenal dan berinvestasi saham.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul Mba, saling dukung buat mensukseskan nabung saham ya. Masyarakat makin melek dengan edukasi dan fitur jual beli saham yang memudahkan :D

      Delete
  4. duluuuuuu, dulu banget, saya pikir saham itu ribet buat dipelajari
    ternyata, setelah kenal aplikasi TradeSmart with ARO jadi lebih mudah
    asyik nih acaranya bikin kita melek soal saham

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Mas, saya juga tadinya males karena musti ngulik laporan keuangan. Sekarang infonya udah disajikan dan mudah dilihat di hp juga bisa, mayan banget ya IHBtradesmart with ARO ini :)

      Delete
  5. Sedikit banyak, ARO bisa membantu para pemula yang ingin ikutan trading saham ya Mba. Kata Mba Merry, banyak info yang bisa didapatkan dalam aplikasi RHB TradeSmart ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, lumayan nih. Kalau sudah dapat banyak info semoga nggak takut lagi buat lebih tahu atau bahkan memulai nabung saham :D

      Delete
  6. Bolehlah dipelajari dahulu, maklum masih awam betul soal ginian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas pelan2 aja, bisa dimulai buka webnya dulu kalau belom download. Sama cari profil risiko. Lumayan enak soalnya nabung saham ini bisa nyaingin inflasi :)

      Delete
  7. Wah mbaknya kayaknya udah paham soal investasi saham ya. Saya baru mau coba. Wish me luck!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga juga Mba, masih belajar ini. Good luck Mba, smoga sama2 tepat ya saham yang kita pilih :D

      Delete
  8. Jadi mau juga belajar investasi saham,udah download juga....mkch infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masama Mba, aku juga pengguna baru ni :D

      Delete
  9. Saya pernah berpandangan negatif soal trading. Karena beberapa teman sering menawarkan trading dengan iming-iming yang enggak rasional. Apalagi ditambah banyaknya kerugian yang diderita teman tersebut kemudian.
    Untunglah saat ini banyak edukasi tentang trading. Mudah-mudahan ARO dari RHB ini bisa jadi sarana belajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau trading yang beneran kayak saya ceritain di atas ya jangan Mas. Ini trading yang transaksi lebih ke nabung untuk jangka panjang. Hehe. Iya betul sekarang banyak edukasi, tinggal kita pilah pilih info yang kira-kira kita perlu dan bisa diambil manfaatnya. Sip :)

      Delete
  10. Walau dulu sempat jadi bankir, aku kadang masih bingung dengan produk yang satu ini. Padahal sempat mau coba beli saham, buat belajar aja hehehe. Dan ini ARO ternyata begitu ya.

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan nih Mas kalau mau buat belajar, mure juga bukanya 100K aja tanpa repot ke kantor, hehe. Keren euy kerja di bank terus jadi traveller :D

      Delete
  11. Menarik nih, bakal ada aplikasi yang memudahkan kita untuk me-monetize saham yang kita miliki ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba lumayan nih buat yang sibuk macem Mba Ai, biar ga cuma notif socmed dan chat aja yang rame. Notif saham bull dari ARO juga semoga rame ya :D

      Delete
  12. Ini aku harus belajar nih. Sudah cukup investasi property keknya. Ke depan, saham ini lebih menjanjikan. >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciyee yang juragan properti, hihihi. Iya Mba buat lawan inflasi sepertinya ya. Properti lagi gila-gilaan mbangunnya dan sekarang malah agak sepi ya nampaknya, gatau juga kalau aslinya masih ramai :p

      Delete
  13. "beli aja saham perusahaan yang kita gunakan produknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari" - Nah ini, petunjuk yg penting buat pemula kayak aku :D secara ngga ngerti musti beli saham yg mana kan yaaa.. Plus skrg dipermudah dgn adanya aplikasi mobil RHB Tradesmart, jadi tambah minat buat inves saham :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, kalau kita aja makai produknya terus2an, dan itu bukan produk anomali, yang artinya banyak yang makai juga, cobain beli. Kira2 perusahaannya bisa lebih sustainable kecuali dia bikin produk baru aneh2, haha. Aku juga jadi minat beli nih setelah donwload appsnya :D

      Delete
  14. Hi Aro, gie yang kurang melek saham walau pernah berhubungan dengan saham jadi lebih mudah ngerti sih. Apalagi bagi orang awam, biar nggak 'kecele' gitu pas investasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yak tul, sayang uangnya kan. Harus pilah pilih beneran investasi yang terpercaya, layaknya sahabat. Eaa :D

      Delete
  15. Wih asik bgt ada Aro spt ini ya, yg tadinya ragu-ragu mau coba nabung saham, stdknya jd mantap klo ada yg nemenin :)
    Good job deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi lebih yakin karna ditemenin ARO ya Mba :)

      Delete
  16. Asyik juga nih aplikasi RHB ini ya Mba Nia, jadi pengen berinvestasi saham deh :)

    ReplyDelete
  17. Sahabat terpercaya banget neh buat nabung saham ya

    ReplyDelete
  18. Saya orang yang awam banget tentang saham dulu saya pikir orang nabung saham gt harus berjuta-jutaa awalnya haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu emang iya Mba, sekarang sudah lebih murah :D

      Delete
  19. Ada benernya juga ya ? memang harus digalakan nabung saham. Jangan sampai orang luar negeri yang menguasai saham di Indonesia.
    Ah nanti terjadi gejolak ekonomi lagi jika orang luar negeri kabur dan menjual saham-sahamnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, jadi modal yang ada di negara kita bisa keluar banyak kalau yang punya saham kebanyakan dari luar, bisa gejolak ekonomi itu efek lebih besarnya.

      Delete
  20. Mba.. sy bru2 dftar sih utk awal 100 rb dulu. Kasih tips dong mba utk pemain awal 100 rb ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tipsnya jawab pertanyaan ini dulu Mba: tujuan investasinya untuk apa? Kalau cuma coba2 bisa reksadana pasar uang aja Mba. :)

      Delete
  21. Lebih mudah dan aman mana, tabung di saham, atau reksadana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Reksadana ya kalau yang average. Kalau nabung rugi di biaya administrasi. Jadi kalau kebutuhan dana darurat sudah terpenuhi, persiapan investasi jangka panjang lainnya bisa dimulai Mas. Yang paling bisa ngimbangin inflasi sih saham Mas (yang sudah terbukti sejak beberapa tahun terakhir ya) :D

      Delete
  22. Wah iya nih.. sepertinya menjanjikan ya karena ada app ini dan ARO yang bisa bantu keputusan kita

    ReplyDelete
  23. makasi kaka infonya...aku baru mau nyoba ikut sekolah pasar modal nih...blom pernah nulis soal itu ya dirimu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 Mas Ndre, coba ikut kelas pasar modal aja dulu. Aku ga nulis soalnya bingung apa yang mau diceritain. Pastinya bermanfaat kok kelasnya :D

      Delete
  24. Baru tahu kalau ARO itu kepanjangan Assisted Robo Optimization :D
    Terimakasih informasinya yang berguna ya mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, robot yang bantu kasih info dan decision :D

      Delete
  25. Zaman sekarang orang sudah mulai banyak yg berinvestasi ke saham. Ga perlu takut karena banyak informasi seperti ini yang mudah didapat. Sayang deh kalau ga ikut berinvestasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba bener banget, sayang kalau ga investasi ya :)

      Delete
  26. waduuu aku masih buta banget ini masalah investasi, saham dkk. ajarin dong sist~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Sist meet up sambil belajar dan tentu rumpi, wkwk :p

      Delete
  27. Aduh.. Aku banget ini.. Udah "rencana" mau investasi tapi gak kejadian2 juga. Wacana aja terus. Hahahahah.. Masih ngerasa kurang ilmunya. Kayaknya udah saatnya belajar ttg investasi lagi deh. Tfs ya Nia. :)

    ReplyDelete
  28. Sharingnya menarik banget nia ♡ walaupun bergelut dibidang perbankan masih perlu banyak belajar lagi buat investasi saham

    ReplyDelete
  29. Replies
    1. Masama, makasih juga udah mampir Cik :)

      Delete
  30. mampir ya mbak, soal saham ini emang investasi yang jauh lebih bijak menurutku ketimbang beli valas, karena kalo kita jual beli valas kita malah menguatkan ekonomi negara lain sedangkan kalo beli saham menguatkan daya beli dalam negeri begicuuu

    tapi tetep ya harus sabar banget soal trading heueuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sudah mampir. Aku palingan beli-beli saham gitu aja Mas soale ga telaten trading. Nabung saham gitu :D

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Like us on Facebook

Instagram