Assalamualaikum. Kemarin tumben banget sore sampai malam hujan. Rupanya "Hujan di Bulan Juni" tajuk puisi dan buku terkenal karya Sapardi Djoko Damono, kini bukan lagi sesuatu yang di luar kondisi wajar. Juni bukan lagi kemarau. Musim sudah tidak terbagi rata per enam bulan seperti saat saya belajar geografi di Sekolah Dasar. Ngomongin hujan kalau dikaitin sama fashion tuh paling seru kalau bahas outer, outfit yang selalu bikin kita uber cool! Kali ini outer yang saya bahas adalah long coat, outer yang nggak bikin kita tampil bulky saat perlu menghangatkan diri. Kesannya ringan saat dikenakan.
Kalian punya warna favorit? Saya suka banyak warna. Salah satunya maroon. Kesukaan saya pada warna ini ada sejarahnya. My friend praised me that I suit maroon in 2008, good old days. Sejak itu saya jadi sering ngaca lebih banyak dari bisanya kalau lagi pakai maroon! Kemudian ketika main-main ke butiknya L.tru di Pondok Indah Mall bulan lalu, saya naksir long outernya yang berupa coat. Kebetulan warnanya maroon! Yeay, double happiness because my long coat is in my favorite color.
Tapi efek dari long coat itu kesannya kita jadi kayak orang yang serius gitu. Padahal emang iya saya serius. Sedihnya kadang bikin kelihatan lebih "mature" juga. Haha. Sampai diledekin kayak ibu pejabat...
Supaya nggak terlau kelihatan serius banget dan agar tidak tampak terlalu "dewasa," saya mencoba memadukan maroon long coat ini dengan pencil jeans biru dari H&M yang udah sering banget saya pakai, kaos polos berwarna pink dari Stardivarius, dan sport shoes nike. Jilbabnya voal dari Ria Miranda supaya tampilan saya tidak terlalu polos. Jadi selain outer, saya re-use barang-barang yang memang sudah ada di lemari. See, it's important to buy basic item. We can re-wear it anytime and also easy to be paired with other outfit. Btw, kalian punya basic item andalan? Kalau iya, please share di komen ya. Siapa tahu bisa jadi referensi belanja yang efektif dan efisien. :D
Saya anaknya emang gampang kepincut sama outfit yang berbau preppy dan bergaya klasik. Selain karena warna maroon, saya kepincut long coat ini karena kancing depannya klasik dan basic, makanya saya jadi naksir. Kemudian di bagian belakang coatnya ada sedikit aksen menggembung dari lipatan jahitan yang memberikan kesan lebih feminim.
Sewaktu foto-foto dengan maroon long coat ini, saya sedang terngiang-ngiang lagunya ABBA yang berjudul Dancing Queen. "You can dance, you can jive, having the time of your life." Jadilah saya coba foto sambil muter-muter gitu, berasa lagi ikut dansa di video klip Dancing Queen.
Tentang lirik lagu Dancing Queen tadi, saya mengutip kalimat itu karena baru menyadari suatu hal, yakni determinasi. Kita sebagai perempuan, kadang takut untuk mendeterminasikan kita mau jadi apa dan kita mau ngapain. Takut jadi terlalu kelihatan ambisius atau khawatir terlihat terlalu strong dan bikin partner atau lawan jenis keder. Ditambah lagi obrolan orang-orang di sekitar juga seringkali semakin meyakinkan ketakutan tadi.
Ada yang pernah nyesel karena nggak punya determinasi, atau takut menentukan determinasi secara gamblang terus kita terbawa arus yang nggak jelas? Ini bahaya banget terutama bagi yang belum menikah. Gimana kalau partner kamu nggak punya tujuan yang jelas juga? Mau ke mana dong kalian? Saya pernah menyesal sudah menyisihkan determinasi dan value yang saya yakini hanya karena menyesuaikan diri dengan orang lain. Hasilnya? Pas udah sadar beberapa tahun kemudian saya merasa kenapa saya nggak mengoptimalkan potensi yang saya bisa usahakan hanya karena menyesuaikan diri? Rasanya seperti buang-buang waktu doang di tahun-tahun yang telah lalu. Ya, nggak buang-buang waktu banget sih, pasti ada pelajaran hidup yang bisa diambil dari sana.
Jadi berat gini ya bahasannya. Haha. Kakak-Kakak dan teman-teman yang sudah menikah barangkali bisa kasih masukan tentang memilih partner yang tepat? Value apa sih yang harus tetap kita pegang? Meskipun tetep ya pasti menyesuaikan diri atau kompromi dengan suami/istri. Topik ini kalau dibahas kayaknya bakalan lebih panjang dari long coat maroon saya deh. Hihi. Tapi bener kan ya tentang partner yang nggak takut kita jadi lebih hebat dari diri kita sekarang itu penting banget? Dengan partner yang tepat kayaknya kita bakalan lebih happy menjalani keseharian. Jadi ada partner diskusi tentang berbagai hal tanpa takut saling menyakiti. Bener nggak? Barangkali Bu Sri Mulyani, Uni Ria Miranda atau Mbak Diajeng Lestari bisa kita jadikan contoh yang baik tentang hal ini.
Tentang ketakutan menentukan determinasi tadi, saya juga pernah khawatir. Tapi setelah baca Lean In-nya Sheryl Sandberg, saya jadi sedikit lebih lega. Sheryl dulunya percaya banget tentang suatu hal sejak kecil, karena di lingkungannya mempercayai hal yang sama, bahwa semakin telat seorang perempuan menikah maka kemungkinan mendapatkan high quality partner akan semakin kecil.
Kemudian Sheryl menikah di usia 24, lalu cerai di usia 25. Ia baru menikah kembali di usia 30-an dan dikaruniai anak. Dengan Mr. Sandberg lah ia baru merasa ketemu partner yang tepat. Nggak cuma saling support untuk mengembangkan diri di karir masing-masing, tapi mereka juga berbagi urusan rumah tangga 50:50. Ideal amat sih Bu Sheryl.
Tentu nasib kita nggak bakalan sama dengan Sheryl Sandberg ya, tapi intinya: No need to rush Dear Single Ladies, we have to believe that the most suitable partner (may be in high quality spec) is still available out there. Let's try to be good, to be better, to be great and keep praying. Hope we can meet somebody that have the capacity to accept and support us, to grow and getting better together.
So, no worries, You can dance, you can jive, having the time of your life. *nyanyi lagi* Enjoy your freedom while you still can. Godspeed. :D
Jadi, apakah mix and match saya berhasil mengurangi kesan serius dari long coat? Kalau buat ke kantor enak nih pakai long coat ini, kesan formal dan preppynya dapet banget. So, what's your favorite outerwear, Dear?
Yuk pakai outerwear atau long coat biar makin kece. Outfit ini bisa jadi ide untuk datang ke acara buka bersama. Udah baca postingan saya sebelumnya tentang outfit modest untuk buka bersama kan yah? Kalau belum, boleh banget lho mampir ke post yang ini: The Casual Cropped Top and Denim Cullotes. Atau bahkan udah ada yang lagi nyari ide pakaian untuk Idul Fitri nanti? Bisa klik link ini ya kalau kalian lagi hunting baju muslim untuk lebaran. Tapi jangan keasikan belanja sampai lupa target 10 hari terakhir ramadhan lho ya. :D




