Assalamualaikum. Masih tentang Hongkong lagi nih teman-temana, saya mau cerita pengalaman hiking pertama sama suami. Karena kami memutuskan ke Mcau dan Hongkong dengan mendadak, jadi nggak ada kepengenan ke mana gitu. Saya malah ingin menikmati Hongkong layaknya orang lokal. Makanya kami nyobain hiking. Sepertinya di Hongkong banyak yang suka hiking sih. Soalnya ada banyak pilihan trail hiking dengan jalur yang cukup jelas dan panjang. Tinggal pilih aja yang sesuai selera. Sebenarnya kalau dari tempat kami menginap di Kowloon ada trail yang lebih dekat, yakni Lion Rock Hike. Tapi karena saya penasaran dengan Shek O yang terletak di ujung selatan Hongkong Island, akhirnya saya ngajak suami ke sini aja.
Dragon's Back Trail sebenarnya merupakan jalur hiking yang sangat panjang dan berliku, membentang dari Shek O Peak hingga Tai Long Wan (Big Wave Bay). Jalurnya memang kelihatan seperti punggung naga gitu sih, berliku-liku di atas bukit. Barangkali asal nama dragon's back dari situ kali ya. Kami cuma hiking sampai Shek O Peak dan kemudian turun lagi. Ini aja udah ngos-ngosan.
| Dragon's Back Trail view from Shek O Peak |
Kalau mau jalan beneran di jalur punggung naga, saran saya per orang bawa air mineral minimal 2 liter deh. Soalnya panasnya ampun-ampunan. Cemilan makanan manis juga perlu. Secara di sana nggak ada yang jual makanan macam di puncak Gunung Papandayan Sist. Sampai Shek O Peak masih bisa lah bawa air mineral 600 ml per orang, hehe. Saya aja cuma pakai sling bag yang mana nggak terlalu cucok sebenarnya untuk hiking. Cuma karena abis dari sini mau jalan ke kota, yasuda saya pakai aja. Hehe.
| Tempat pemberhentian bus |
| Seberang pemberhentian bus pemandangannya bagus sekalu |
Jalur hiking di sini cukup jelas. Dari pemberhentian bus sudah ada papan petunjuk arahnya. Beberapa spot layak jadi pemberhentian karena bagus pemandangannya. Dari pertama datang sebenarnya udah kelihatan Stanley yang cantik di seberangnya Shek O ini. Tapi pemandangan tadi makin apik ketika dilihat dari tempat yang makin tinggi.
| Stanley nampak dari jalur trail menuju Shek O Peak |
Orang-orang yang hiking di sini kebanyakan turis asing. Bule-bule gitu. Penduduk lokalnya cuma dikit, mungkin mereka sudah ke sini lebih pagi. Saya sendiri sampai di sana sekitar pukul 11 siang. Pas udah panas emang, haha. Penduduk lokal yang saya temui di sini kakek-kakek yang sepertinya beneran ngambil jalur trekking yang tak biasa, soalnya beliau muncul dari jalur lain, bukan dari jalur ke Shek O Peak. Si Kakek tadi bawa radio kecil yang selalu ia nyalakan, supaya nggak sunyi sepi kali ya. Mendaki sendiri kan nggak ada teman ngomongnya. Soal peralatan sih beliau lengkap banget, Bajunya beneran yang buat hiking, tasnya juga, bawa tongkat hiking juga.
Serunya di sini tuh kalau papasan atau nyalip pendaki lain pasti saling menyapa, atau ada yang saling tanya-tanya gitu. Karena jalur ke Shek O Peak emang nanjak terus, jadi nggak ada salahnya berhenti kalau emang capek dan ngos-ngosan. Banyak temannya yang gitu,
Pas di pos pemberhentian terakhir, saya ketemu Mbak-Mbak yang udah turun dari Shek O Peak. Dari mana negara asalnya si Mbak entah lupa, sesama Asia juga. Filipina kali ya. Saya nanya dia duluan, terus dia cerita banyak dan nunjukin foto di Shek O Peak. Foto hasil jepretannya bagus banget, Saya langsung pengen segera ngelanjutin perjalanan. Katanya dia pengen menyusuri jalur Dragon's Back Trail tapi lututnya sakit, jadi dia sampai puncak Shek O aja hikingnya, sama seperti kami.
Setelah terasa pulih tenaga kami dan udah nggak kerasa dehidrasi lagi, kami lanjut naik ke Shek O Peak yang udah tinggal dikit lagi sampai tapi emang nanjaknya makin parah. Ternyata di Shek O Peak udah ramai banget. Di sini memang pemberhentian utama sih, selanjutnya ada yang lanjut ke jalur punggung naga, ada yang foto-foto doang di sini terus turun lagi seperti kami. Susah foto padahal pemandangannya bagus. Pemandangan yang bisa dinikmati dari Shek O Peak ada Shek O Beach, Stanley yang terlihat rapi sekali, dan tentu saja Dragon's Back Trail.
Kami lihat ada batu gede di atas Shek O Peak. Waktu itu masih ada beberapa orang Korea. Pas mereka turun, kami langsung ambil alih spotnya buat foto. Sembari istirahat pas awan yang bikin teduh lewat. Ngumpulin tenaga sebelum balik ke bawah. Perjuangan nanjaknya kebayar sih sama pemandangan bagusnya. Hehe.
Sebenarnya saya mau ngajakin suami turun ke Shek O Beach, tapi beliaunya menolak karena katanya di Belitung udah banyak pantai berbatu yang sama cantiknya. Yasudah, kami pun ke kota saja, kuliner halal di Hongkong Island. Nanti akan saya post juga, semoga pada tertarik ya. :)
Nah, buat teman-teman yang mau ke Hongkong, cobain deh hiking di sana. Banyak spot hiking yang sepertinya lebih enak dibanding ini kok. Cuma kebetulan Dragon's Back Trail ini yang udah populer beberapa tahun lalu, makanya saya pilih. Referensi lain bisa dibaca di Discover Hongkong ini ya (just sharing, not a sponsored one). Hehe. Kayaknya sih yang lagi ngetrend sekarang yang jalur hiking Lion Rock di Kowloon ya. Di sana ada taman nasional juga. Ingat selalu utamakan keselamatan kalau teman-teman mau hiking, apalagi di negara orang, siapin bekal yang cukup biar nggak merepotkan. So, see ya on another blog post about Hongkong. :)
Transportasi untuk sampai sini:
Dengan Bus Nomor 9 dari MTR Shau Kei Wan Station Exit A ke Shau Kei Wan Bus Terminus
Naik minibus yang ada tulisannya Shek O
(pencet bel sebelum halte tempat kalian turun ya kalau mau turun bus atau minibus)
Baliknya bisa ke Shau Kei Wan lagi naik kedua opsi tersebut
Taksi (kalau berbanyak bis sharing naik taksi aja)
Video youtube saya tentang situasi pendakian ke puncak Shek O:







