Overnight Oats, Solusi untuk Sarapan Cepat dan Sehat

10:24

Sarapan merupakan aktifitas yang semestinya menjadi priotitas di pagi hari. Namun sering diabaikan oleh sebagian orang dengan alasan tidak sempat atau karena memang tidak bisa sarapan. Padahal sarapan memiliki segudang manfaat untuk menunjang aktifitas kita seharian. Otak biasanya lebih fresh dan cepat ketika diajak berfikir jika sarapan kita tepat. Yuk mari kita sempatkan untuk sarapan pagi supaya nggak lola...
Ada solusi nih bagi yang suka skip sarapan dengan alasan buru-buru. Bikinnya gampang dan cepet, dimakannya juga nggak ribet. Tapi nutrisi dan manfaatnya luar biasa. Bikin kenyang tapi nggak menyebabkan kantuk karena nggak berat.
Yap, overnight oats jawabannya. Kenapa dinamai dengan embel-embel overnight? Karena ia dibiarkan semalaman di kulkas sebelum disantap.
Setelah banyak membaca blog dan artikel di internet yang membahas mengenai overnight oats, saya jadi banyak tahu manfaatnya, diantaranya adalah:

-oats yang direndam dengan susu semalaman tanpa perlu dimasak dengan kompor akan membuatnya lebih mudah dicerna dan lebih banyak gizinya. Dalam perendaman tadi, toxin dan anti-nutrients akan diuraikan. Anti nutrients biasanya ada di semua produk gandum atau padi-padian. Anti nutriens ini bisa dengan cepat memblokade penyerapan mineral dalam usus, sehingga dapat menyebabkan kembungnya lambung bagi yang memiliki masalah pencernaan. Dengan pemrosesan seperti saat pembuatan overnight oats, yakni direndam dalam susu semalaman, maka nutrisi yang kita dapatkan jauh lebih banyak karena anti nutrients dan toxin-nya sudah terurai. Kalori yang didapat juga dua kali lipat dari pada mengkonsumsi oats yang dimasak.

-oats memiliki kadar serat yang sangat tinggi. Secangkir oats setara dengan satu buah apel namun terbukti membuat rasa kenyang lebih lama dibanding menu sarapan lain. Kalau saya biasanya masih lapar lagi dan makan sarapa kedua sekitar pukul 10:30 jika mengkonsumsi oats sekitar pukul 07:30. Teman-teman saya sih biasanya tahan sampai jam makan siang. Pada dasarnya saya memang cepat lapar.

-makanan yang kaya serat seperti oats ini mampu menurunkan kadar koleterol dan menyehatkan jantung karena mengandung senyawa lignan.

-raw oats mengandung tiamin, zat besi, zinc, magnesium, fosfor dan selenium. Tiamin membantu mengubah makanan menjadi energi, zat besi membantu membentuk sel darah merah dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selenium dan mangan bertindak sebagai antioksidan untuk membatasi kerusakan sel, dan magnesium, zinc dan fosfor bermanfaat untuk pembentukan DNA.

-cocok untuk yang diet. Baik diet untuk menurunkan berat badan maupun diet menjaga asupan makanan dan nutrisi seperti saya.

Setelah tahu segambreng manfaat overnight oats, saya cari lagi resep-resep dan cara membuatnya. Ternyata cara bikinnya gampang banget. Bagian yang ribet ternyata justru persiapan bahannya yang agak njlimet untuk dicari.
Bahan:
1. Rolled Oats
Saya memilih jenis oats ini karena nantinya ia tidak menjadi terlalu lembek yang bisa bikin eneg.
2. Susu 
Karena niatnya ingin bebas alergi maka saya mengurangi dairy product. Saya menggunakan susu kedelai yang tanpa pemanis. Home soy Milk kayaknya banyak dipakai oleh para food blogger Indonesia. Jadi saya baru mencoba menggunakan merk itu juga. Karena porsi susu kedelainya tidak terlalu banyak dan sudah bereaksi dengan oats, maka susu kedelainya nggak bikin kentut-kentut bagi yang lambungnya sensitf sekalipun. Lain waktu saya ingin mencoba merendamnya dengan almond milk buatan sendiri. Sekarang sedang tidak punya almond jadi belum mencobanya.
3. Yoghurt
Gunakan plain yoghurt. Saya kemarin nemunya merk Bio-Kul jadi pakainya merk itu deh. Pisang juga bisa mengganti fungsi yoghurt.
4. Seeds/Biji-Bijian/Granola
Menambah nutrisi dan bikin oats makin enak saat disantap. Selain itu biji-bijian berprotein tinggi.  Saya menggunakan granola dari TRF Homemade.
5. Pemanis alami (Madu/ Pisang/ Kurma)
Food bloggers luar negeri banyak yang menggunakan sirup maple. Kalau saya pakai Madu Uray saja yang memang selalu saya stok. Saya suka manis jadi memilih menggunakan madu. Saya belum mencoba menggunakan pisang. Padahal banyak difavoritkan yang sudah sering bikin overnight oats nih. Saat masih rutin bikin green smothies tiap pagi pun pemanis favorit saya adalah pisang. Kurma yang direkomendasikan untuk digunakan biasanya Kurma Medjol. Itu lho kurma yang ukurannya gede-gede. Kandungan glukosa alami Kurma Medjol memang paling tinggi dibandingkan jenis kurma lainnya.
6. Toppings
Ini merupakan taburan di atas overnight oats yang akan kita santap. Selain bikin oats-nya makin enak, topping semestinya juga dipilih yang bernutrisi tinggi. Pilihan topping bisa sesuai selera. Biasanya menggunakan seeds yang disuka, granola, kurma, buah kering atau buah segar. Saya baru mencoba menggunakan seeds dan buah. Karena sedang musim, mangga menjadi bahan percobaan pertama saya. Mangga Gedong Gincu yang sangat manis dan bertekstur lembut lumayan bikin oats plain jadi terasa manis. Mangga Indramayu yang lebih kaku cocoknya diiris kecil-kecil supaya lebih serasi saat dikunyah dengan oats yang lembut. Alpukat menjadi favorit saya saat ini. Belum nyobain pisang  sih. Pisang dan blueberry banyak direkomendasikan dalam blog dan web resep overnight oats yang saya baca.

Alat:
Mason jar
Menggunakan mason jar supaya lebih rata dinginnya karena bisa ditutup. Saya lebih suka menutup overnight oats saya supaya tidak terkena bau tajam bahan makanan lainnya yang ada di dalam kulkas.

Takaran resepnya
1/4 mason jar rolled oats (mason jar ukuran 9 oz)
1/2 mason jar Home Soy Milk
2 sendok makan seeds
2 sendok makan plain yoghurt
(pada percobaan kedua saya tambahkan dua sendok makan madu, dan ternyata saya lebih suka yang manis ini)
Campur semua bahan sesuai urutan penyebutannya. Aduk rata dalam mason jar. Simpan di kulkas minimal 3 jam, idealnya 6 jam ke atas. Tapi jangan sampai 12 jam juga kali ya. Bisa ditambah bubuk kayumanis atau vanilla jika suka.

Rasanya
Jujur aja saya sebenarnya nggak pernah doyan sama yang namanya oats. Tapi nekat aja saya beli rolled oats yang 1 kg karena satu-satunya rolled oats yang tersedia di Total Buah Segar saat saya ke sana hanya itu. Overnight oats pertama saya hanya direndam selama 2 jam karena baru dibuat pukul 04:30 dan siantap pukul 06:30. Rasanya kurang bisa saya nikmati. Bisa habis 3/4nya karena tertolong mangga Gedong Gincu aja.
Overnight oats kedua saya diredam sekitar 9 jam dan saya tambahkan dua sendok madu lalu saya beri topping alpukat. Berhasil saya lahap sampai tandas dengan kurang dari 5 menit. Ternyata saya sweet tooth atau orang yang suka makan manis-manis. Madu mengubah rasa oats secara keseluruhan dan membuat saya sangat menikmati oats-nya. Saya yang trauma dengan oats pertama, jadi nagih di percobaan ke-dua. Sekarang jadi penasaran pengen nyoba topping lainnya lagi di percobaan overnight oats selanjutnya.
Saat baru pertama belanja bahan, saya sangat terbantu dari blog Mba Natalia, monggo diklik aja sebagai referensi. Saya agak sedikit membedakan takaran yoghurt dan biji-bijiannya. Bagi yang ingin mencoba, jangan takut bereksperimen. Cobain terus sampai nemu takaran dan toppings yang paling disuka dan bikin lahap saat menyantapnya. 
Overnight oats cocok banget buat yang paginya sering buru-buru. Bisa disantap saat di mobil saat di jalan, di kelas saat hendak kuliah, di kantor atau bahkan di gym. Langsung aja disendok dari mason jar-nya. Malamnya juga nggak ribet-ribet amat kan ternyata cara nyiapinnya? Find your own favorite overight oats recipe. Bisa dijadikan camilan saat siang atau malam juga lho, bebas aja sesuai minat masing-masing. Selamat mencoba! :D

You Might Also Like

25 comments

  1. Wah keren... Kapan-kapan nyoba ah. Soalnya suka beli susu eh lupa minum. Beli oats lupa makan. Kalo diniatin hidup sehat siapa tahu inget terus. Siapa tahu bisa diblog in juga. Hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu pas banget susunya dituang aja sama oats trus kasih pisang masukin kulkas besoknya tinggal leb Mas :D
      Blog-in dong Mas, biar jadi healthy lifestyle blogger, hihi

      Delete
  2. Saya juga masih blm bersahabat dg oats.. rasanya gimana gituu.. masih asing. Maklum, biasa makan pecel.. jd agak hambar kalo makan oats. Ujung-ujungnya kalo bikin, lebih banyak porsi buahY daripada oatsY, hehee. Tapi resepnya Mba Nia boleh juga tuh dicoba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba coba dibikin manis dulu siapa tau lebih cucok dengan seleranya. Aku juga suka banget sama peceel! :D

      Delete
  3. oats memang katanya bagus buat kesehatan. Tapi lidah saya masih belum terbiasa juga. Kayaknya harus rutin supaya terbiasa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata banyak juga ya yang nggak terbiasa makan oats. Dibikin sesuai selera aja Mba, manis biasanya banyak yang suka :D

      Delete
  4. Baru tahu lhoo beneran ada overnight oats.
    Dulu suka banget maem oats klo lagi males maem yg lain.
    skerang sjeka FC-an, oats ini simpenan buat para krucils saat males maem nasi dan butuh cepat.
    waah rasanya enak banget itu klo campuranya lengkap gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau anak-anaknya sudah terbiasa menyantap Oats bisa dicoba dibuatkan overnight oats ini Mba, pasti mereka suka kalau dibikin manis dan ada buah segarnya :D

      Delete
  5. Aku mah lupaann klo bikin overnite oats. Paginya ga diambil. Hahaha... harus kasi tempelan dpan kulkas nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok bisa lupa sih Bu Yuuu? Kalau aku mah terhantui gitu, terngiang2 di kepala "itu ovrtnight oats nya jangan lupa dimakan." Kayaknya sih bukti aku masih takut oats. Makanya tiap percobaan surprise banget buat aku sedikit perbedaan rasanya. Hayuk bikin lagi Bu Yuu, jangan lupo tempel reminder di pintu kulkas, haha XD

      Delete
  6. mantap, ternyata oats sangat bagus sekali untuk kesehatan ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya katanya gitu, kandungan seratnya baik dan kaya nutrisi :)

      Delete
  7. Replies
    1. Lho gagal kenapa Mba? Kurang pas gitu kah rasanya ? :o

      Delete
  8. Itu yg oats olus alpukat enak bangeet, duh aku penggemar alpukat soale. Nyumm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, favorit aku banget tuh yang dicampur alpukat. Enak di lidah. Nyaman si perut. :)

      Delete
  9. Wah saya malah baru lihat posting mbak Nia di sini dengan link ke blog saya. Salam kenal yaa.. Saya malah belum coba Oats pakai Mangga atau alpukat, sepertinya enak! Patut dicoba :D Btw, foto-fotonya bagus lho mbak! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mba, postingan Mbak Natalia bagus buat referensi dan saya pun jadi lumayan ngerti cara bikinnya dari postingan Mba lho. Makasih ya sudah berbagi. Aku suka sarapan buah Mba jadi aku makan sama buah, kalau yang kurang suka buah mungkin rasanya jadi aneh. Hehe makasih fotonya dibilang bagus. :D

      Delete
  10. Sebenarnya dari dulu saya pengen bikin overnight oats karena sering lihat di IG, tapi tidak pernah terlaksana karena di IG hanya foto aja, tidak nemu resepnya. Dan sekarang tiba-tiba terdampar di blog ini tepatnya di postingan ini membuat saya siap tuk membeli bahan dan eksekusi.
    Terima kasih atas penjelasan dan resep membuat overnight oatsnya mba Nia ^^
    Salam kenal juga, saya dila

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mba Dilla. Makasih ya sudah mampir di blog ini. Semoga bisa nemu racikan overnight oats yg sesuai selera, bisa dimulai dengan memakai buah yg disuka Mba :D

      Delete
  11. Hai mba nia.. mau tanya beli trf homemade itu dmn ya

    ReplyDelete
  12. Hai mba nia.. mau tanya beli trf homemade itu dmn ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan aku dapat dr acaranya trf homemade Mba. Coba ig trf homemade aja Mba, atau ke boothnya di GI. Kayaknya ada kemchick jg tp kemchick saya kurang tau Mba :)

      Delete
  13. Mau coba juga ah buat sarapan besok pagi.. Oat lama2 kalo dibiasain enak juga rasanya.. Trims ya mba infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya buat lidah org Indonesia kebanyakan sepertinya memang perlu pembiasaab. Sama2, makasih sudah mampir :)

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)