Kemarin Sabtu sepupu saya main ke rumah. Dia cerita kalau mau mudik dengan dua anaknya yang masih balita. Saya yang belum punya anak ini jadi kepo dong gimana supaya nyaman berkereta dengan anak. Sepupu saya udah sering mudik pakai kereta api, bahkan pas nikahan saya kemarin dia juga naik kereta sama anak balitanya. Setelah ngobrol-ngobrol tentang tips berkereta api yang nyaman dengan anak, saya jadi pengen bikin postingannya nih. Jangan khawatir, kereta api sekarang sudah sangat nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Semuanya ada AC nya.
![]() |
| sumber: indonesianfamily.wordpress.com |
Biasanya anak-anak lebih nyaman naik kereta untuk jarak jauh dibanding moda transportasi lainnya karena mereka bisa jalan-jalan di dalam kereta. Selain itu tempat duduk di kereta, yakni jarak antar kakinya luas banget untuk kelas bisnis dan eksekutif. Kelas ekonomi juga lumayan jarak antar kakinya. Oiya, anak-anak biasanya suka naik kereta juga karena bisa melihat pemandangan di luar jendela yang cukup beragam di sepanjang perjalanan.
Kalau teman-teman membaca artikel ini ketika baru mau berkereta untuk pertama kalinya dengan anak, yuk coba simak beberapa tips berikut ini agar perjalanan lebih nyaman.
Siapkan KIA (Kartu Identitas Anak)
Untuk membeli tiket kereta api anak-anak, kita perlu
memasukkan nomor identitas yang bisa didapatkan dari Kartu Keluarga atau Kartu Identitas Anak. Jika belum memiliki
KIA, alangkah baiknya segera mengurusnya. Caranya silakan ke RT, RW dan
kantor kelurahan tempat tinggal.
Kalau malas mengurus KIA, bisa pakai KK saja untuk beli tiket kereta anak. Tapi tentu saja musti bawa-bawa KK ketika mau masuk peron. Nah, kalau malas bawa-bawa KK yang emang ukuran kertasnya gede atau takut KK-nya ilang kalau ditenteng kemana-mana, coba aja urus KIA supaya lebih ringkas dan bakalan berguna juga untuk urusan lainnya terkait keperluan anak.
Pesan Tempat Duduk Menghadap Depan
![]() |
| sumber: tirto.id |
Kalau teman-teman naik kereta ekonomi, coba minta ke petugas supaya dikasih tempat duduk yang menghadap ke depan. Posisi ini akan membuat anak
lebih nyaman selama perjalanan dan mengurangi pusing yang bisa terjadi
ketika duduk menghadap belakang. Kalau pesan tiketnya online, bisa tanya dulu ke 121 untuk detail tempat duduk. Atau kalau sudah biasa pesan tiket kereta biasanya hafal tuh yang mana tempat duduk yang menghadap depan.
Belikan Anak Tiket Sendiri
Anak-anak yang masih balita memang masih bisa dipangku atau
digendong. Namun lebih baik dibelikan tiket sendiri. Bahkan untuk anak bayi sekalipun. Ini supaya kita dan anak-anak lebih leluasa bergerak di kursi. Nggak sungkan sama kursi sebelah, hehe.
Berbeda dengan orang dewasa yang kalau ngerasa capek bisa bilang terus memilih jalan-jalan ke restorasi atau gerbong lain, anak-anak biasanya belum bisa mengungkapkan apa yang mereka rasa. Terutama yang masih batita, belum bisa mengekspresikan rasa
capek. Dengan duduk sendiri, ibu akan
merasa lebih nyaman selama perjalananan. Anak-anak pun bisa tidur dengan nyaman
dengan kursi yang tak berdampingan dengan orang lain.
Tiket kereta api untuk anak bisa dibeli langsung secara
online seperti melalui traveloka.com. Agar transaksi lebih nyaman, jangan lupa KIA sebagai tanda identitas anak di
tiket.
Bawa Mainan Kesukaan
Ketika melakukan perjalanan jauh dengan anak, membawa mainan
kesukaan mereka adalah hal wajib. Hal ini untuk mengurangi risiko mereka
bosan karena perjalanan yang berjam-jam di atas kereta.
Selain mainan, bawakan juga buku kesayangan mereka yang bisa dibacakan selama
perjalanan.
![]() |
| sumber: simomot.com |
Bawa Cukup Makanan
Kalau kita lapar tinggal pesan ke restorasi atau ke petugas restorasi yang sedang keliling. Nah, kalau anak-anak agak susah nih. Kemungkinan besar mereka nggak bisa makan makanan restorasi kalau lapar, khawatir pedas juga kan. Apalagi balita dan bayi, wajib dibawakan makanan khusus. Jadi, penting banget buat bawa makanan dalam jumlah yang cukup hingga ke kota tujuan. Jangan lupa juga bawa snack mereka yang kira-kira tidak tersedia di restorasi.
Jika anak meminum dengan botol, jangan lupa bawa termos berisi air
panas untuk menyiapkan susu dan mencuci botol. Siapkan perlengkapan susu dan
makanan ini dalam tas khusus dan letakkan di bawah kursi agar tidak perlu
membongkar tas yang berada di kabin.
Beri Informasi Sejak Sebelum Berangkat
Ajak anak berkomunikasi bahwa akan naik
kereta api dengan waktu yang lama. Berikan informasi hal-hal
menyenangkan yang bisa mereka lakukan selama di dalam kereta. Teman-teman bisa
menceritakan kota-kota apa saja yang bakal disinggahi dan ada legenda apa saja tentang kota itu.
Meski anak masih balita, jangan segan untuk bercerita
tentang rencana perjalanan dengan kereta api ini. Sehingga mereka sudah tahu,
apa yang bakal dinaiki dan mengurangi risiko penolakan begitu tiba di stasiun.
Sekian dulu tips berkeretanya, kalau teman-teman punya tips lainnya, boleh banget dibagi di kolom komentar ya. :)


