Kelok Ampek Ampek (44) Maninjau

Masih dalam rangka touring, ini nih view yang kami captured, sayang sekali mendung...
Saya yakin kebanyakan orang melewati kelok 44 dengan mobil, kami yang menempuhnya dengan motor matic bener-bener merasakan sensasi yang luar biasa, seakan-akan motornya mau mundur, mana bensin vario saya udah E, huahaa, akhirnya takut nggak kuat kami mengisi di warung bensin eceran :p

Keloknya emang bener-bener ada 44, setiap kelok ada nomornya dari papan sponsor rokok dan ada taman dari instansi pemda lokal. Keren ya instansi-instansi diajak ikut merawat dan menghijaukan jalan, patut ditiru pemda lain nih, hihi. Setiap kelok menikung tajam sekaligus tanjakan atau turunan yang sangat curam, ekstriiim pokoknyaaaahhh :D

Karena kami dari Maninjau menuju Bukittinggi maka kami memulainya dari kelok 1, apabila dari arah sebaliknya maka akan dimulai dari kelok44. Kami istirahat sejenak untuk foto-foto di kelok44 dan biar nggak pening atau pengen muntah, wakakakaa...

Ternyata setelah selesai 44 kelokan tetep kelok-kelok juga jalannya, tapi memang nggak securam dan seekstrim yang 44 tadi :p

Enjoy our picts ;)

Maem di danau maninjau :) <3
View from kelok entah ke berapa :p
Klimaks dari semua kelokan, fiuhh...


2 comments:

  1. pas banget ngepost on my bday Jeng Nia #apa hubungannya coba :p
    Udah beratusan kali baca kelok ini, udah ngiler lihat semua foto maupun Video semoga soon bisa ke sana sama Jeng Nia naik Vespa #eh ha ha ha ha :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku emoh Jeng, haha kamu ke sana sama pak tentara aja njih. Amin amiin.. Kok bisa pas ultah dikau ya Jeung, bahasa semesta iki :p

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Powered by Blogger.