Honeymoon Wrap Up Post: Back to Bali

05:00

Halo! Sewaktu jalan-jalan perdana ber-seri bareng suami, saya udah semangat dan nggak sabar pengen segera bikin post blog jalan-jalan kami yang sebenarnya nggak honey-honey banget. Haha. Bukan perjalanan yang dirancang buat romantis-romantisan. Yang penting kami bareng aja gitu, secara kalau hari kerja suami di Belitung dan saya di Jakarta. Jadi kami cuti alasan penting selama 16 hari kerja biar kerasa kebersamaannya. Tapi semangat itu ternyata nggak sejalan dengan alokasi waktu. Ternyata sampai sekarang belum nuli-nulis. Jadi saya putuskan untuk posting ber-seri juga tentang perjalanan kami, dalam bentuk wrap up atau ringkasan. Meski jadi bagian tengah dari perjalanan honeymoon kami, Bali saya sajikan sebagai postingan ringkasan yang pertama. Selamat menikmati! :D


Kenapa ke Bali? 

Sebenarnya Bali bukanlah destinasi pilihan kami untuk menghabiskan cuti bulan madu. Kami ke Bali karena adik saya yang tinggal dan kuliah di Bali akan wisuda di bulan yang sama dengan pernikahan saya, jadilah saya dan suami mengagendakan ke Bali 4 hari 4 malam. Sekalian cutinya dipanjangin jadi 16 hari kerja itu.

Tapi ternyata wisuda adik saya maju pas kami masih di Hongkong. Yasudah, daripada rugi tiketnya di-refund, kami jadiin aja ke Bali. Sekalian berkunjung ke Om saya yang juga tinggal di Bali.
Di Pantai Pandawa yang sepi :D
Bagi saya ini bukan kunjungan perdana ke Bali. Kalau mau lihat post blog saya tentang Bali silakan klik di sini ya. Waktu kuliah D IV kemarin saya sempat tinggal di rumah Om 9 hari. Lumayan puas jalan-jalan di Kuta Selatan terutama Nusa Dua dan juga ke Kuta. Sebelum itu saya cuma pernah ke Bali pas study tour SMA. Sedangkan untuk Aryo, ini kali keduanya ke Bali. Terakhir pas dia SMA juga, haha sama ya tipikal study tour SMA di Jawa Tengah jaman itu.

Sesuai judul postingan: wrap up post, berikut ringkasan perjalanan kami di beberapa wilayah di Pulau Dewata:


Day1: Nusa Dua

Kami tiba hari Senin malam di Bandara Ngurah Rai, dijemput Om dan Tante serta anak bungsu mereka yang super pinter dan anteng karena makan es krim terus sejak kami ketemu hingga sampai rumah. Hihi. Malam itu kami ngobrol-ngobrol segala hal yang ketinggalan sejak kedatangan saya 2015 lalu. Juga tentang acara nikahan saya dan wisuda adik saya. 


Day 2: Eksplor Nusa Dua, Pindah ke Ubud

Pagi itu kami berkunjung ke Pantai Pandawa sekitar pukul 7:30, kata Tante bakalan udah panas. Tapi kami nekat aja, yang penting bawa sunglasses karena pasir di sana putih banget, bikin silau. Lumayan seru ke Pandawa di pagi hari kerja gini. Sepi. Selain kami, ada juga dua atau tiga pasangan lainnya. (Baca juga: Si Idola Baru, Pantai Pandawa)
Area tersembunyi di Pantai Padang Padang
Dari Pandawa kami beranjak ke Pantai Padang-Padang. Ini pantai favorit saya karena sangat cantik. Aryo juga langsung suka sama pantai ini dan dia jadi bingung kenapa Pantai Pandawa lebih terkenal dari Pantai Padang-Padang, hehe. Saya sih berharap biar saja tetap seperti itu, supaya Padang-Padang tetap bersih dan terjaga. (Baca juga: Sepotong Nirwana di Pantai Padang Padang)

Sehabis dzuhur saya dan Aryo beranjak ke Ubud diantar Om saya. Adik saya pun ikutan. Lalu kami mampir ke Tegalalang Ricefields. Sempet ngopi-ngopi bareng sambil menikmati suasana di sana. Kemudian saya dan Aryo diantar ke guest house yang akan kami inapi. 

Malamnya saya dan Aryo sewa motor dan menjelajahi Jalan Raya Ubud yang ramai sekali. Asik untuk jalan kaki. Kami makan makanan halal di sana, padahal pengen makan makanan yang khas lokal, tapi apa daya khawatir nggak halal. Yasudah pasrah aja sama masakan Indonesia.:D

Day 3: Eksplor Ubud dan Jalan Sore di Seminyak

Kami baru keluar sekitar pukul 10:30. Kami kira sarapan di guest house sudah habis. Ternyata masih ada dan disajikan dengan cara yang menarik. Rasanya pun enak. 
Kemudian kami jalan-jalan ke Bukit Campluhan, tapi jalan-jalannya pakai motor karena udah kesiangan. Hahaa. Jalannya pas baru selesai dipaving jadi bisa dilewati motor. Agak sempit sih, kalau mau papasan sama bule yang naik motor saya agak deg-degan, kali mereka baru bisa naik motor di Bali kan? 

Agenda kami selanjutnya adalah makan siang di Pomegranate yang direkomendasikan adik saya. Suasana di sini emang enak banget, pemandangannya sawah asli yang masih asri. Ada Bapak an Ibu Petani sesekali lewat, hendak mengolah sawahnya. Makanan vegetariannya juga yummy dan segar. Pasar Seni Ubud menjadi destinasi pamungkas kami di sana. Oiya kalau mau baca-baca ke mana aja kalau lagi di Ubud bisa mampir ke guest post adik saya di blog ini tentang Ubud.
makanan ini vegan lho (Pomegranate)
Sekitar jam 3 kami sudah siap menunggu mobil untuk pindah lagi ke Seminyak. Kami ketiduran di mobil sampai Seminyak baru bangun. Pak sopirnya baik banget dan nyetirnya enak. 

Sehabis check in, kami jalan kaki dari hotel ke Double Six Beach. Karena kami doang orang lokal yang jalan kaki, maka kami sering ditawari orang-orang di toko dengan Bahasa Inggris. Kami lihat sunset di Double Six Beach sambil menikmati kelapa muda. Antara syahdu dan hemat, beda tipis! Haha. Aslinya kami mau ke La Plancha tapi karena sudah bener-bener turun mataharinya, kami pikir sayang juga ke sana nggak menikmati sunset. Jadilah kami ke tempat kelapa muda aja, soalnya bukan penikmat hiburan malam. :D

Day 4: Ekplor Seminyak

tangan lentik adik saya dan Aryo, akur saling icip makanan :p
smoothie bowl-nya NOOK
Setelah sarapan di hotel, kami diajak adik saya ke NOOK yang terkenal itu. Emang tempatnya asik, bahan makanannya kerasa seger beneran, dan porsinya gede. Harganya sebanding banget sama porsi dan rasa. Pantesan terkenal ya.

Adik saya berangkat kerja, kami pun kembali ke hotel dan kemudian bergegas mencari oleh-oleh. Setelah leyeh-leyeh, kami makan Ayam Betutu dan lanjut ke Gelato Factory di Seminyak. Gelatonya lembuut banget deh, gelato terlembut yang pernah saya coba. Gelato lain di sekitar Seminyak yang terkenal duluan dan saya pernah post: Gusto Gelato.
Gelato Factory
Malam itu kami tutup dengan makan di Dahana Restaurant yang ada di Petingetet, masih Seminyak. Dahana merupakan resto yang menyajikan masakan Jepang. Hidangan utamanya sushi, tapi tentunya ada masakan Jepang lainnya seperti ramen dan kawan kawan. 

Rasa sushinya oke, sebelas duabelas sama Sushi Tei, harganya lebih murah dikiit. Layanannya ramah dan oke banget. Terus suasana tempat makannya juga enak, tenang gitu di tepi kolam renang. Kalau mau makan di tempat yang suasananya lebih kerasa Jepang juga ada di bagian dalam.
salah satu sushi-nya Dahana :D
Esoknya, di hari ke-5, kami terbang ke Jogja untuk nonton konser Dream Teater. Rasanya singkat banget di Bali-nya. Padahal udah lumayan juga ya waktu yang dihabiskan di sana, lebih lama dari weekend getaway lah ya. Meski begitu, ada satu destinasi yang saya udah pengen banget ke sana tapi belum kesampaian. 

Ke mana coba? Jawabannya adalah: Nusa Penida. Pengen ke pantai-pantai cantik yang ada di sana, tapi sayangnya kemarin rempong banget nyiapin jalan-jalannya, secara beriringan sama persiapan nikahan dan ke Hongkong sih ya. Jadi yasudahlah kami kemarin ke lokasi yang sudah nggak asing buat saya (Nusa Dua) dan sedikit ekplor area baru yang nggak perlu research, yakni Ubud dan Seminyak.
Semoga lain kali ada rejeki buat ke Nusa Penida. Kalau masih super sibuk seperti akhir-akhir ini (saya dinas ke luar kota melulu setiap dua minggu), kami bakalan mempertimbangkan pakai paket tiket pesawat+hotel dari online travel agent langganan kami aja supaya lebih gampang dan murah. Tanpa promo juga udah lebih hemat 20% dibanding pesan sendiri-sendiri. Lumayan bisa buat hunting tempat makan baru tuh beda harganya. Kalau teman-teman ada yang lagi pengen ke Nusa Penida juga dan lagi nyari referensi yang mudah dan hemat, monggo bisa klik di sini


Sampai jumpa di post yang lebih detail tentang perjalanan kami ya. :D

You Might Also Like

22 komentar

  1. entah udah berapa kali aku ke bali, heuheuheu
    belum bosen, karena ada aja yang baru baru...

    minggu kemarin ke bali pas lagi enggak rame, selain low season juga karena status gunung agung..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke Bali semacam ke tetangga sebelah ya Ir. Pas aku ke sini kemarin juga udah sepi Ir, banyak yang curhat bahkan lebih sepi dari bulan puasa katanya. Tapi aku mau menyarankan orang ke Bali juga khawatir kalau tiba-tiba pas mereka di sana malah Gunung Agung gimana-gimana, huhu. Emang Bali selalu ada yang baru dan nggak terkejar buat dicobain, apalagi kalau ke sono ama yang baru pertama ke sanaa, jadilah ngulang-ngulang. Ups balesanku panjang amat, ahaha.

      Delete
  2. Wajib ke Nusa Penida. Gak akan nyesel hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku nyesel kemarin belum ngeagendain ke sono nih :D

      Delete
  3. Bali memang tempat paling cocok ya buat honeymoon. :D
    Tempat-tempat wisatanya asik banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah kalau honeymoon sebenernya aku lebih pengen ke Lombok atau mana gitu yang masih sepii. Iya Bali tempat wisatanya emang asik :)

      Delete
  4. Hm, pantai Padang-Padang bersih ya Mbak. Noted. Makasih sudah berbagi cerita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bersih, tapi jarang orang lokal Mba. Sama-sama :)

      Delete
  5. Hai Nia, kunjungan balik nih. Romantis sekali potret liburannya, ohya mumpung maaih anget saya mau turut mendoakan semoga menjadi keluarga yg sakinah, mawwadah, warahmah dan jodoh dunia akhirat. Aamin YRA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thankyou kunjungan baliknya Mba, terima kasih banyak atas doanya. amin amiin, semoga lancar2 selalu urusan Mba Annisa ya :)

      Delete
  6. Kalau ke Bali harus Nia ke Nusa Penida. hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba Adeel, siap akan kuagendakan biar ngga nyesel lagi :D

      Delete
  7. puas banget cuti nya ituuuu.. jd pengen honeymoon lg. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo diagendakan lagi Mba, biar seru jalan-jalan bareng lagi :D

      Delete
  8. Ih sama Mba pengin ke Nusa Penida nanti kalo ada rejeki ke Bali lagi, kemarin ga sempet huhu. Btw, kemarin aku ke Pandawanya sore dan dapet sunset, cakep deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sunset di sekitar sana bagus emang, aku dulu dapat sunsetnya di Pantai Gunung Payung, sebelah Pandawa, udah aku post di blog ini juga :)

      Delete
  9. bali memang tempat yang sering dikunjungi oleh pengantembaru atau untuk honeymoon karena pemandangan dan budaya yang masih sangat kental dan tempat wisata yang sangat indah. gak bakal nyesel kalo liburan kebali

    ReplyDelete
  10. Mau balik ke padang-padang, tapi belum pernah pandawa, kangen juga sm balangan, eaaa BM, hahaha..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Like us on Facebook

Instagram