Danau Tarusan Kamang

10:43

Sebenarnya saya agak gamang untuk menyebut Tarusan Kamang sebagai danau karena tak seluas Singkarak ataupun Maninjau. Tapi sepertinya memang genangan air di tarusan ini layak disebut danau (iya saya labil -__-) karena jauh lebih luas dari genangan air di kolam. Luasnya mungkin hanya seperlima atau seperenam atau sepertujuh (:p) dari Danau Singkarak.

Saya senang sekali ketika tau ada tempat seperti ini di Kamang Magek, salah satu kecamatan di Kabupaten Agam. Hanya berjarak 14 km dari Kota Bukittinggi, danau ini merupakan oase wisata air di antara pilihan wisata perbukitan di Bukittinggi. Tempatnya bikin pengen nyanyi para para paradise... :)

Apabila akan menuju Tarusan Kamang namun tersesat di tengah jalan, silakan tanyakan jalan ke Ngalau Tarang kepada penduduk lokal, karena ketika saya bertanya Tarusan Kamang semua penduduk setempat yang kebetulan saya tanyai tidak yakin tahu tempat tersebut. Fyi, jangan sampai ketuker ya, ngalau ada dua,yang satu lagi namanya ngalau kalam. Ngalau artinya goa atau cekungan, tarang artinya terang, sedangkan kalam artinya gelap. Kecamatan Kamang Magek ini kaya akan kapur di perbukitannya, sehingga banyak tambang kapur. Kamang Kalam merupakan salah satu lokasi tambang yang cukup gelap dan katanya tidak ada yang bisa dilihat di sana, karena saya hanya berdua dengan kawan baik saya yang juga "cewek" maka kami urung ke Kamang Kalam untuk membuktikan benar atau tidak "kata orang" tersebut.

Kamang Tarang ini dulunya merupakan tempat warga sekitar "angon kebo" jadi di sana banyak kerbau (dan kotorannya :o), bahkan ada gapura berhiaskan kabau sirah atau kepala kerbau sebagai pertanda kita sudah memasuki wilayah Tarusan Kamang. Untuk masuk ke Tarusan Kamang ini ada dana sukarela tanpa tiket yang tarifnya Rp 2.000 di hari minggu, atau Rp 1.500 di hari lain, tarif ini bisa berubah sewaktu-waktu. Ada dua kadai atau warung yang menjual makanan dan minuman ringan di sana, udara yang sangat panas di Tarusan Kamang akan membuat kita dehigrasi, apabila lupa atau tidak sempat membawa perbekalan maka tenang saja karena ada warung kok di sana. Salah satu warung juga menyediakan toilet umum.

Saya agak heran kenapa di Tarusan Kamang panas sekali, padahal daerah sekitarnya tidak terlalu panas.  Mungkin pengaruh karst di perbukitannya.

Kemarin saya ke sana naik motor dan ban motor saya bocor, saat saya jalan ke bengkel yang ketiga (dua bengkel lainnya yang satu tutup dan satu lagi yang bisa nambal ban sedang tidak ada) saya ditawari nebeng oleh Bapak2 yang suka rela nyariin bengkel dan ngeboncengin saya yang jalan kaki. Yah di Kamang Magek ini masih banyak orang baik, i proved that many people are "still" very kindly here in West Sumatera.

Beberapa orang Kamang yang saya temui selalu menanyakan ngapain kami ke ngalau, sepertinya mereka sudah sangat terbiasa melihat pemandangan yang kita sebut "indah sekali", jadi mereka heran kenapa beberapa orang mau-maunya datang dari Bukittinggi atau bahkan kota besar demi ke pelosok ngalau. Kala itu saya jawab bahwa saya akan pindah dari sini dan saya khawatir tidak mendapatkan kesempatan serupa lagi. Alam Sumatera Barat memang luar biasa, salah satu hal yang sangat saya syukuri atas penugasan saya di sini.

Jadi bagi yang sedang mencari tahu tentang Tarusan Kamang dan kebetulan mampir ke sini hayuk atuh ke Tarusan Kamang, let's get lost seperti saya. Haha. Bagus lho worth to visit meski di gerbangnya banyak kerbau dan tentu bau kebo. Kata teman yang orang lokal kayaknya enak piknik ke sini bawa keluarga sambil makan nasi bungkus (ehm, smg beliau nggak membaui segala sesuatu tentang kerbau ketika makan :p). Tempat ini juga oke banget buat foto PRE-WED atau sekadar hunting foto bagi para pecinta fotografi :D


Ini teman baik saya, sedih sih pasti kemungkinannya sangat kecil nemu temen cewek yang sefrekuensi dengan saya, mana ada teman cewek yang tampilannya agak cewek gini tapi sama-sama bisa naik motor cowok dan motor trail, punya sandal trekking, berani naik gunung, mau berpetualang bedua doang. dll T^T
Lagi teriak FREEDOM makanya mukanya "wagu" :p


You Might Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)