Dapur Raya: Obat Rindu Segala Masakan Khas Daerah

06:45

Awal Mei lalu saya menghadiri pengajian bulanan Hijabers Community Jakarta di Masjid Al Latief, Pasar Raya Blok M. Di sana saya sudah janjian ketemu dengan Mba Listia, teman saya dari Indonesian Hijab Bloggers. Seusai mengikuti pengajian kami merasa lapar sekali. Lalu saya googling dan bertanya dengan rekan yang hadir di pengajian mengenai rekomendasi food court di Pasar Raya Blok M ini. Ternyata keduanya merekomendasikan Dapur Raya. 

Ketika sampai di Dapur Raya kami takjub dengan aneka makanan daerah yang cukup lengkap. Sebut saja Sate Mak Syukur dan Sate Ajo Ramon yang kemarin belum sempat saya coba karena belum terlalu rindu. lalu aneka lontong Minang, tak ketinggalan masakan khas Pekalongan, Palembang, Cirebon dan bahkan Kebumen pun ada. Tentu masih banyak aneka masakan khas daerah lainnya yang saya lupa menyebutkannya. Kami berkeliling beberapa kali karena saking bingungnya mau pesan apa.

Design interiornya Dapur Raya sepertinya dibuat serileks mungkin supaya kita tidak merasa sedang berada di dalam high rise building. Ada aneka pohon dan dekorasi tradisional. Misalnya jendela kayu jaman dulu yang dipasang pada tiang beton dan lampion dengan motif batik yang dipasangkan di atap.
 
Akhirnya saya memutuskan memesan Sate Ambal Kebumen karena rasanya sudah lama sekali tidak menyantapnya. Mungkin terakhir ketika SMA. Sedangkan kerinduan pada aneka masakan minang saya urungkan dulu, toh baru Maret lalu saya ke sana, hehe. Mba Tia pesan Pempek Cici. Kami memesan rujak untuk dimakan bersama. Lalu kami mencoba es doger dan es cendol. 
Harganya cukup affordable kok meskipun lokasinya di Mall, sate Ambal dengan nasi sekitar 36K, Pempeknya berapa ya saya lupa. Es Doger dan Es Cendol maing-masing sekitar 12K. Rujak 20K.

Rasanya pun nggak asal-asalan, sate ambalnya enak dengan bumbu yang seperti di Ambal, asal area sate tersebut yang terletak di Kebumen. Kata Mba Tia Pempeknya juga enak cukonya. Rujaknya sangat memuaskan dengan bumbu kacang yang melimpah. Esnya juga enak. Puas banget nih makan di Dapur Raya, pengen segera balik ke sana untuk mencoba aneka masakan tradisional dari daerah lain :D

Oiya saya ketemu dengan pasangan social media influencer, bagi yang hobi main instagram pasti sudah kenal kan sama Mba Ellise Sinsilia dan suaminya Mas Ernanda Putra? Mereka ramah banget, aku minta foto bareng, tapi akunya kelihatan gendut, hahaha. 
Nyempil ya, seusai pengajian nih :p

You Might Also Like

6 comments

  1. Wah. Ketemu dengan influencer. Asikkk.
    Itu di dalam mall atau di luar Nia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di dalam mallnya Mas, di atas gitu, lantai berapanya aku lupa, hihi.

      Delete
  2. huaaa ada tante @esinsilia , mau poto bareeng juga.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lagi di Bali kayaknya tuh Mba Sese-nya, samperin gih :D

      Delete
  3. murah kah disitus mba? kbtulan sy lg mrantau dket kawasan situ bsok2 tek mampir deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau murah banget sih enggak, cuma cukup terjangkau kalau dibandingkan tempat sejenis yang juga ada di dalam mall :)

      Monggo silakan nyobain juga. Terima kasih sudah mampir di blog saya ^^

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)