Add a Rug to My Living Room

Baru kemarin saya cerita tentang artwork untuk menyemarakkan ruangan, sekarang saya kepikiran untuk menambah satu item lagi untuk Living Room yang sekaligus kamar saya nih. Item ini saya rasa akan bisa digunakan dalam jangka waktu lama, jadi layak dipertimbangkan untuk masuk daftar belanjaan. Apakah itu? Karpet duduk! Udah lama mikir-mikir mau beli rug atau karpet gitu. Tapi pengennya nyari yang harganya terjangkau. Soalnya kan ini bukan ruang publik ya, yang penting nyaman bagi saya dan enak dipandang saat saya pulang hehe.

Sebenarnya di ruangan saya ini sudah ada meja kerjanya. Tapi karena ada satu meja lagi yang bisa juga digunakan untuk kerja atau makan sambil lesehan, maka saya mempertimbangkan untuk membeli karpet supaya nggak dingin karena duduk di lantai. Selain itu katanya karpet bisa membuat ruangan luas menjadi lebih nyaman dan membuat ruangan yang sempit jadi terkesan luas.

Dari hasil membandingkan beberapa referensi di internet tentang tips memilih karpet, pertama-tama kita musti tahu dulu karpetnya akan dipasang di mana dan berapa ukuran space yang akan dipasangi karpet. Jika karpet yang dibeli terlalu lebar akan sangat sayang jika karpetnya harus ditekuk, sedangkan jika karpetnya kekecilan bisa bikin tidak enak dipandang atau mengganggu kenyamanan.

Saya berniat memasang karpet di sebelah tempat tidur, di depan meja pendek yang saya bahas tadi. Ukuran yang saya inginkan kira-kira 2m x 1,5m. Ini bisa untuk saya lesehan sambil baca atau laptopan. Selain itu karpet ini akan membuat kaki saya hangat saat turun dari tempat tidur. Sekalian bisa juga diduduki berdua atau bertiga ketika ada teman berkunjung. Saya akan memasangnya menempel di dinding supaya ada tempat bersandar kalau sedang ingin bermalas-malasan. 

Selanjutnya saya harus menentukan warna dan tekstur karpet nih. Untuk warna katanya sebaiknya disesuaikan dengan fungsi ruangan. Misalnya untuk ruangan yang gelap sebaiknya memilih karpet yang memberikan kesan terang. Kalau untuk kondisi saya, sepertinya sebaiknya memilih warna dengan tone hangat sih. Misalnya krem atau silver. Bisa juga pink sekalian untuk kesan lebih ceria. Tapi pinknya yang kalem supaya tidak mencolok mata. Warna karpet juga sebaiknya disesuaikan dengan warna dinding dan interior dalam ruangan. Jangan sampai ada tabrakan warna yang tak enak dipandang.

Kayaknya tekstur karpet yang cocok untuk living room saya adalah karpet berbulu. Alasannya tentu karena akan empuk ketika diduduki, dan akan hangat ketika diinjak. Katanya sih karpet seperti ini harus rajin dibersihkan supaya tak ada hewan kecil-kecil atau kotoran yang masuk dan memicu alergi. Katanya sih sekarang banyak dijual deterjen khusus untuk karpet jenis ini, sekalian bisa jadi disinfektan gitu. Tapi kalau malas mah tinggal dibawa ke laundry aja, ya nggak? :p

Tips yang saya dapat untuk menentukan tekstur karpet ketika mencari info tentang pemilihan karpet adalah sesuaikan dengan fungsi ruangan. Untuk ruangan yang sering dilalui, sebaiknya pilih karpet tipis, misalnya karpet persia. Sebaliknya, untuk ruangan yang jarang dilewati dan untuk kamar bisa memilih karpet yang lebih tebal yang biasanya memberikan kehangatan dan kelembutan, misalnya karpet shaggy atau karpet bulu. 
Untuk motif karpet sebaiknya disesuaikan dengan tema ruangan. Jika rumah teman-teman bernuansa klasik atau ala Eropa, karpet persia dengan motif sederhana akan menambah kesan elegan. Sedangkan untuk ruangan yang simple dan minimalis bisa memilih karpet shaggy atau karpet bulu yang bertekstur. Selain itu rumah simple bisa dipasangi karpet motif sesuai selera. Garis-garis horisontal bisa memberikan kesan lebih luas, sedangkan polkadot akan memberikan kesan dinamis. Kalau saya tentu saja akan pilih yang polos. Karena saya tidak ingin living room saya menjadi terlalu dinamis, soalnya ruangan ini sekalian jadi tempat saya istirahat. Hehe.

Kayaknya udah saya bagikan semua nih tips memilih karpet yang saya tahu. Sekarang saya sudah tahu karpet jenis apa yang saya mau. Karpet bulu murah dengan warna krem atau silver akan menjadi solusi bagi kondisi saya. Nanti kapan-kapan saya foto deh kalau sudah beli. Punya tips untuk memilih karpet lainnya? Atau ada info lain terkait karpet misalnya referensi toko yang jual karpet murah? Feel free to share di kolom komentar ya. :D

8 comments:

  1. syukaaaaa...love the placing and the colour combination.
    bolehlah kamar saya dibedah juga...jhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi Kakaa, boleh Kak, fee nya tiket PP aja, haha

      Delete
  2. Aku juga lagi kepikiran buat beli karpet bulu biar kamar berasa makin nyaman :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa biar ga dingin pas lesehan ya Dee :D

      Delete
  3. Wah kalau karpet di IKEA yang ada di gambar diatas mah saya harus nabung dulu :D

    Btw temen tmeen beauty blogger lain tuh suka beli karpet2 kecil .. bukan buat dekorasi atau apa tapi malah buat background foto hihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang lebih terjangkau tapi tetep unyu ada di link di paragraf terakhir Mba :D

      Delete
  4. Kupingin karpet tapi ada kucing di rumaaaaah, oh nooo.. Tapi ini wishlist banget klo udah bisa atur rumah, hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat kamar aja Mba, trus kucingnya jangan dibolehin masuk kamar :D

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Powered by Blogger.