Itinerary Weekend at Kuala Lumpur

Teman saya ada yang sering menanyakan tempat-tempat yang saya kunjungi ke Kuala Lumpur. Saya agak bingung mengingatnya. Sambil mengingat, sekalian saja saya bikin blog postnya. Barangkali bisa menjadi referensi teman-teman lain yang secara sengaja maupun tak sengaja mampir ke postingan blog ini untuk mencari itinerary weekend geataway ke Kuala Lumpur. 
Dulu sewaktu tinggal di Padang saya sering ke Kuala Lumpur karena memang tiketnya cukup terjangkau. Bahkan saya pernah mendapatkan tiket 48ribu PP, Padang-KL-Padang. Luar biasa murah ya. Daripada saya pulang, ke Jogja dari Padang harus via Jakarta. Dua juta seringkali tak cukup untuk perjalanan PP. Makanya Kuala Lumpur adalah pelipur lara bagi saya. Di sana saya jadi kenal sama Uniqlo. Kadang bahkan saya nonton bioskop di petronas, karena tak ada 21 di Padang sampai tahun 2013 ini. 

Di KL transportasinya cukup gampang, ada LRT yang efisien banget buat kemana-mana. Naik bus juga bisa. Itinerary ini saya buat dengan perkiraan jumat malam sampai LCCT dan minggu siangnya ke LCCT lagi. Nginepnya saya estimasikan sama dengan tempat menginap saya dulu di Fernloft Hostel Pasar Seni (fyi, pasar seni sering disebut Central Market juga).

Itinerary Kuala Lumpur Day1 (Arrive at night)

  • Landing at night at LCCT KLIA
  • Keluar dari imigrasi langsung naik Skybus (9RM) atau Aero Bus (8RM) menuju Kuala Lumpur. Saya nggak milih KLIA Ekspress/KLIA transit to LCCT untuk menuju Kuala Lumpur dari bandara. Saya pilih bus karena tinggal naik aja begitu keluar bandara. Ada terus setiap saat. Sedangkan jika naik kereta harus ke stasiun dulu. Saya nggak terlalu ngerti lokasinya. Kalau naik kereta dari LCCT naik bus persiaran ke Stasiun Salak Tinggi dulu.
  • Check in dulu di Fernloft Hostel. Dari KL Sentral naik LRT ke Pasar Seni, dari stasiun Pasar Seni tinggal jalan deket banget ke hostel. Kenapa dulu saya nginep di Fernloft? Karena saya punya free vouche nginep di dorm Fernloft KL setelah nginep di Fernloft Singapore yang di Little India. Voucher gratisnya saya upgrade jadi private room, mayaan. Lokasi Fernloft Pasar Seni deket banget sama LRT Pasar Seni, jadi guampang mau kemana aja, cuma 3 menitan ke KL Sentral.
  • Setelah mengamankan barang bawaan jalan-jalan aja di Pasar Seni dan China Town Market, Tinggal jalan kaki dari hostel. 
  • Istirahat jika sudah lelah jalan-jalan.

Itinerary Kuala Lumpur Day 2 (Day&Night)


  • Jam 8 atau 9 start jalan ke KL Sentral setelah sarapan di hostel. Bisa jalan kaki sembari menikmati pagi atau naik LRT.
  • Di KL Sentral naik Monorail ke Batu Caves (lama perjalanan satu jam). Waktu saya ke Batu Caves belum ada monorail, jadi saya naik bus. Saya sempet kebingungan nyari bus buat ke Batu Caves, jadi jalan berkali lipat karena bolak balik nggak nemu busnya, hueheee. Jadilah saya nggak naik tangga ke goanya ketika di batu caves, kebetulan emang lagi direnovasi sih waktu itu, sayang yaaa :(
  • Di Batu Caves 3-4 jam saja kalau naik2 tangganya


  • Dari Batu Caves balik lagi ke KL Central, naik LRT ke Suria KLCC (twin tower petronas).
  • di KLCC makan siang, jalan-jalan window shopping dan liat2 tamannya yang kece dan sejuk.
  • Kalau mau jalan kaki lagi ke KL Tower. Kalau saya lebih milih ke Bukit Bintang, apalagi ada fasilitas khusus untuk jalan kaki dari KLCC ke Bukit Bintang (Katanya sih mirip Orchardnya Singapore).
  • Jalan2 window shopping atau pepotoan menikmati suasana di Bukit Bintang.
  • Makan malam ke Alor Street, banyak banget kuliner menggiurkan.
  • Pulangnya setau saya dari Bukit Bintang lagi buat naik LRT balik ke Hostel.

Itinerary Kuala Lumpur Day 3, Last Day

Dengan estimasi tiket kembali ke Indonesia siang maka pagi jalan-jalan di sekitar hostel aja. Kalau bisa jam 9 udah ke KL Sentral, atau jam 10 paling lambat udah di sana bersiap menuju bandara. Soalnya kalau mepet-mepet di penerbangan internasional ngerii, apalagi kita WNA dan harus lewat imigrasi, better prepare luangkan waktu lebih, toh bisa jalan-jalan di bandara atau ngobrol sama strangers seru juga (tetap waspada dan hati-hati).

Akomodasi balik ke bandara bisa nyobain KLIA transit to LCCT atau bus lagi juga nyaman kok. Semoga bermanfaat yaa, kalau ada waktu lebih sempetin ke Genting Highland deh. :D

1 comment:

  1. Truly no matter if someone doesn't understand afterward its up to other
    viewers that they will assist, so here it takes place.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Powered by Blogger.