Sharing about Burgreens Raw Food Detox Catering

09:33

Assalamualikum teman-teman. Gimana kabar? Semoga dalam keadaan sehat ya. Kali ini saya mau berbagi tentang pengalaman raw food diet saya Bulan September lalu. Kenapa sampai diet raw food segala? Gimana rasanya makan raw food 3 hari? Akan dibahas lengkap di postingan ini. Semoga infonya bermanfaat ya.

Kenapa Saya Detox?

Pertama karena berat badan saya bertambah terus. Bukan panik menjadi gendut, tapi ini kali pertama berat saya bisa naik berangsur-angsur. Dari bayi hingga kuliah saya sangat kurus. Baru lumayan berisi ketika sudah bekerja beberapa tahun. Tapi itu pun nggak bisa stabil naik seperti sekarang.

Sebenarnya kenaikan berat tersebut mencapai berat ideal untuk tinggi saya 168 cm, yakni 62 kg. Tapi sepertinya beratnya ini di lemak deh. Jadi saya khawatir organ dalam saya digendolin lemak-lemak. Semoga raw food yang saya makan tiga hari ini merontokkan lemak-lemak ini.

Diet raw food ini bukan disebabkan karena pertanyaan orang-orang "kamu gemukan ya Nia?" di komentar instagram maupun saat bertemu langsung. Foto yang dikomen demikian biasanya foto saya senyum dengan pipi mengembang. Saya nggak sedih dengan pertanyaan itu sih. Cuma saya merasa geli sendiri aja. Sampai segitu signifikan kah kelihatannya? Waktu balita saya emang pipinya gini juga kok. Ngomong-ngomong, 62kg merupakan berat terberat saya selama ini. 
Happy face after drinking green punk :D
Hal yang membuat saya ingin detox berikutnya adalah: saya merasa "berat." Perut saya jadi sedikit buncit. Baru kali ini ngerasain buncit. Saya baru menyadarinya ketika duduk berjam-jam di dalam mobil dalam perjalanan dinas Medan-Subulussalam dan travelling Semarang-Kudus. Dada rasanya sesak karena perut terlipat tiga mendesak ke atas. Haha. Saya sangat tidak biasa dengan kondisi ini. Makanya saya jadi cemas dengan kondisi kesehatan saya. Sehingga kepikiran untuk merealisasikan rencana raw food detox yang memang sudah terngiang di kepala sejak lama.

Alasan lainnya adalah saya tidak punya waktu istirahat sejak akhir Juli hingga sepanjang Agustus. Saya sering sekali bepergian ke luar kota dan luar pulau. Otomatis waktu untuk olahraga tidak ada. Badan jadi cepat capek. Kalau saya jarang olahraga maka imun saya memburuk. Akibatnya alergi saya bisa muncul lebih sering dari sebelumnya. Saya punya alergi dermatitis atopic atau eczema tipe kering (sering disebut eksim). Alergi saya nggak parah sih, cuma sedikit sekali di punggung tangan. Tapi jika alergi ini muncul, tandanya tubuh saya perlu peningkatan imun. 

Manfaat lain yang saya harapkan dari detox ini adalah memanjakan usus dan organ dalam saya lainnya. Semoga mereka istirahat sejenak dari mencerna aneka makanan yang dimasak selama tiga hari.  

Kenapa Memilih Detox dengan Raw Food Catering Burgreens?

Jujur aja awalnya saya pengen detox dengan cold press juice gitu. Kemarin-kemarin sepertinya sedang trend kan. Kemudian saya berpikir kalau badan saya dikasih cairan doang selama tiga hari kok kasihan. Saya ingat konsep concious eating, dimana kita harus makan dengan berkesadaran. Jangan memaksakan badan kita dengan asupan yang kurang. Bukannya saya meragukan asupan gizi cold press juice, tapi kasihan aja kalau lambung saya hanya diisi air selama tiga hari.

Jika setelah diet kita jadi nggak doyan makan, artinya sel-sel pencernaan kita justru mati. Menurut Ayurvedha, lebih penting bagaimana kita membakar asupan makanan kita daripada kita memaksakan diri dengan menahan lapar berlebihan.

Kenapa Burgreens? Karena saya sudah lama kenal dengan Burgreens. Tengok saja postingan saya tentang Burgreens Rempoa ini. Saya suka konsep dan idealisme mereka. Selain itu tentu saja karena saya percaya dengan kualitas Burgreens. Penyusunan menu cateringnya dilakukan oleh ahli yang bersertifikasi internasional.

Raw Food Detox Result Day 1 

Hari pertama masih semangat 45 dong. Saya merasa sangat siap dengan raw food detox ini. Apakah saya akan berhasil? Let's see! 

Ini daftar menu hari pertama raw food catering:
Saya dipandu Mba Riri admin catering Burgreens untuk menunya. Dia lupa mengirimkan file PDF urutan menu sehingga saya nanya-nanya banyak banget di hari pertama. Diawali dengan Green Punk (local apple, pakchoy, kale, banana, lemon) yang seger dan enak banget, saya makin optimis untuk detox ini. Sarapan dengan green smoothies itu ringan. Jadi kenyang tapi nggak ngantuk.
Raw "Mushroom Noodle": radish, zucchini, carrot, seasoned mushroom, homemade raw “mushroom” sauce for lunch.
Raw "Mushroom Noodle" ini merupakan makan siang saya. Teman-teman kantor saya takjub dan banyak berkomentar tentang ini. Mulai dari nyuruh makan lalapan sampai makan rumput. Haha. Saya abaikan mereka semua lalu mulai mengaduk-aduk noodles dari sayur mayur ini dengan mushroom sauce-nya yang lezat. Ternyata saya nggak habis, tapi hanya menyisakan sedikit sekali noodles-nya karena sudah merasa sangat full.

Mother Earth menjadi snack sore pertama. Ternyata dia tidak semanis green punk. Tapi karena wujudnya smoothies maka masih mudah bagi saya untuk menghabiskannya.
Strawberry Walnut Salad with Steamed Potato
Apa pendapat kalian dengan tampilan Strawberry Walnut Salad with Steamed Potato ini? It looks pretty, doesn't it? Saya mengimajinasikan kalau salad ini akan terasa manis. Ternyata sauce-nya sudah agak asam ketika saya membukanya. Mungkin karena saya terlalu lama menenteng salad ini di luar kulkas atau karena ada faktor lain. Pernah membayangkan makan bayam mentah-mentah? Saya belum. Makanya saya agak kaget dan cukup lama menatap lekat-lekat daun bayam mentah di salad ini. Meskipun saya sudah sering membuat green smoothies dengan bayam mentah, saya belum pernah membayangkan harus mengunyahnya langsung mentah-mentah. 

Jadi strawberry walnut salad ini merupakan perjuangan berat perdana dalam raw food detox kali ini. Namun demikian saya berhasil menandaskannya hanya dengan sisa beberapa helai daun bayam saja. Saya tidak memaksakan diri menghabiskannya karena sudah tidak ada "teman lain" untuk mengunyahnya. Haha. Dengan demikian hari pertama raw food detox saya: SUKSES dong! :D

Raw Food Detox Result Day 2

Saya agak kaget dengan menu hari kedua yang berupa botol semua. Namun demikian diam-diam saya sudah merasa menang dalam hati karena saya pasti lolos detox hari ini. Tapi ada sedikit keraguan sih, ada secercah harapan semoga rasa aneka minuman detox ini acceptable. 

Urutan minuman detox hari kedua dimulai dengan Superfood Bigbang (spirulina, chlorella, barley grass, bee polen, green apple, kale, cucumber, and chia seeds) yang terasa sangat menutrisi. Ini merupakan sarapan saya. Lalu snack menjelang makan siang saya adalah Detox King. Teman kantor saya mengatakan minuman ini seperti minuman kotor karena keruh. Tapi ternyata ketika saya minum rasanya super enak dan segar karena rupanya isinya adalah wheatgrass/ moringa shot dan coconut water. Saya memang suka sekali air kelapa muda.
Makan siangnya adalah Winter Rhythm yang sempat saya khawatirkan mengandung buah bit yang saya takuti meski kaya nutrisi. Ternyata Winter Rhytm ini segar dan manis sekali. Tapi manisnya alami sehingga lebih nikmat dan aman untuk kesehatan. Winter Rhytm terdiri dari watermelon, mint dan flaxseeds. Snack sore saya adalah super elixir yang mohon maaf saya tidak tahu penyusunnya apa saja. Mirip-mirip sama superfood bigbang tapi sedikit lebih getir kalau tidak salah ingat. Malamnya ditutup dengan detox water yang dibuat dari filtered water, lemon and seasalt.

Jadi hari kedua detox saya berhasil dengan cukup mudah. Meksi merasa seperti digelonggongi air, saya merasa lebih segar dan sering ke belakang untuk buang air kecil. Artinya zat-zat yang mengandung toxin dalam tubuh saya tergiring keluar. Semoga aneka pengawet dan penyedap makananan yang pernah saya konsumsi melalui makanan sudah terbuang dalam tahap ini. Haha.

Raw Food Detox Result Day 3

Menu catering raw food hari ketiga
Hari ini menjadi hari terberat dalam raw food detox saya. Karena saya pernah mencoba raw burrito  di stall Burgreens pada suatu event di Rumah Ranadi. Saya sudah tahu saya nggak doyan raw burrito tapi saya harus memakannya pada saat sarapan di pagi hari di mana saya biasanya lebih suka melakukan hal-hal yang menyenangkan bukan makan makanan yang kita tahu bakal nggak doyan. Haha. Saya hanya mampu memakan dua wrap. Lalu teman saya kasihan melihat saya. Ia memasukkan raw burrito dalam microwave selama 30 detik. Rasanya mendingan. Saya makan dua wrap lagi, lalu sisanya dimakan ramai-ramai oleh teman saya. 

Snack siangnya Detox Red Velvet Smoothie (beet, watermelon and lemon) yang nyata-nyata mengandung buah bit berhasil saya tandaskan dengan mudah. Di hari ketiga ini semua sudah terasa berat apalagi saya mendapatkan cobaan terberat di depan mata, si raw burrito, heheh. 
Raw Burrito
Makan siang saya adalah eggplant roll yang sudah saya imajinasikan kelezatannya. Tapi ternyata sauce di dalam rollnya itu sama dengan sauce raw burrito. Sebenarnya enak sih karena teman saya melahapnya dengan mudah. Tapi karena saya sudah tersugesti kalau saya "eneg" ketika makan raw burrito, maka lagi-lagi saya tidak menghabiskannya.

Saya merasa sangat lapar dan lemas. Khawatir kenapa-napa, maka saya beli buah mangga masak yang sudah dipotong. Saya ingat rasanya manis sekali. Begitu lezat. 
Eggplant Roll
Malamnya saya mendapatkan menu strawberry walnut salad lagi. Kali ini sauce-nya masih bagus. Tapi saya tidak menuangkannya banyak-banyak. Saya sudah tak sanggup makan bayam mentah. Jadi saya hanya menghabiskan kentangnya dan memakan strawberry dan alpukatnya. Apes banget nih dapat menu yang sama di hari pertama dan ketiga.

Demikian perjalanan detox saya tiga hari ini. Sepertinya akan saya kenang selalu seumur hidup. Detox disarankan dilaksanakan setahun empat kali. Namun saya hanya melaksanakannya setahun sekali. Untuk kaum muslim tentu lebih enak karena detox terfasilitasi dengan puasa ramadhan dan puasa senin kamis. Tapi bukanya jangan langsung makan gorengan ya.

Efek yang Saya Rasakan dari Raw Food Detox

Tentang penurunan berat badan saya tidak tahu karena saya tidak menimbang. Tapi yang jelas perut buncit saya sudah mengempes. Kemudian lengan saya juga lemaknya berkurang. Raw Food Detox memang tidak signifikan dampaknya karena fungsinya lebih ke cleansing. Sehingga dampaknya sangat mild. Dampak paling signifikan bagi saya adalah badan terasa lebih ringan.

Detox dengan Membuat Menu Sendiri

Pengen detox tapi merasa paket catering yang tersedia mahal? Bisa bikin sendiri kok. Saya pernah melakukannya. Simak potingan saya Komitmen Detox dan Detox Report. Saya membuatnya sendiri. Tapi belanjanya habis sekitar 800 ribu rupiah. Sedangkan paket raw food catering burgreen 750 ribu rupiah di luar ongkos kirim. Entah karena saya yang kurang smart shopping atau tidak mensubstitusi bahan-bahan yang bisa diganti dengan hasil bumi lokal yang lebih murah.

Btw saya punya maag loh, tapi alhamdulillah dua kali cobain detox ini aman-aman aja lambungnya. Nah sekian sharing detox saya kali ini. Nanti akan saya share tentang paket catering Burgreens lainnya yakni alcalizing and balancing yang enak. 

Jaga pola hidup sehat yuk. You are not what you eat, you are what you digest! (Ayurvedic Proveb). Jadi mari sempetin olahraga. Jika sudah terlanjur merasa tak sehat, detox bisa menjadi pilihan. Tapi ingat, segala sesuatu jangan berlebihan. :)

You Might Also Like

44 comments

  1. teman ku juga ada yang ikutan catering raw detox ini, mba. tiap kali teman saya share foto makanan detoxnya itu kliatan lezat ya. jaadi pengenin....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba kalau lagi sering makan makanan kurang sehat aku sering pingin banget kalau liat smoothies2an atau healthy bowl gitu :D

      Delete
  2. Waaah... Jadi pengen juga nih ikut catering raw detox begini. Berat badanku udah jauh dari angka ideal. Selain sehat, tampak enak juga, ya. Saluuut. Semoga detoxnya sukses. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah Teh detoxnya, skrg makan normal lagi, hehe. Makanan sehat jaman sekarang emang cakep2 ya, jadi menggiurkan gitu :D

      Delete
  3. Niaa,, aku pun detox karena kamu hahahaha alhamdulillah rasanya enak, nyaman banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Aie doyan strawberry walnut saladnya ngga? Haha

      Delete
  4. Ketika organ tubuh Nia dilendotin lemak... Apalagi organ2 gueeh hahaha! Pengen ikutan, tapi yg paling penting pengen juga diet carbo & gorengan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum tentu lho Mba, aku keliatannya lbh kecil mungkin, tapi kadar lemakku tinggi. Mamqueen kan sering yoga. aku udah ga pernah, huhuhu. Gorengan is the hardest :D

      Delete
  5. Aku pengen bisa bikin beet kvaas sendiri sebenernya, enak banget buat detox perut. Tapi takut gagal dan malah jadi yg lain hahaha mangats mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku skrg makan normal lagi Nad. Cuma ngimbangi olahraga aja. Ayo coba bikin dulu beet kvaasnya :D

      Delete
  6. Niaaa waaarrbiasaaak hahah asli kudu disiplin selama 3 hari yaa pasrah makan makanan "rerumputan" itu ? hihih. Mirip mirip sama Diet Mayo yang katanya "mayoritas gagal" yah haha tapi fungsi yg ini bukan diet dan kurusnya tapi ke detox dan cleansing nya.. oke oke thanks sharing nya yaah jadi mikir apa mau coba si raw detox ini secara aku kalo makan udah ga karuan xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesekali bole dicoba Mba Raw Food ini, sayang usus. Hehe. Beneran bakal diejekin rerumputan sama org sekitar pas bilang lg raw food detox lho. Siap2 mental aja. Kalau diet mayo aku menyerah, masih suka makan enak. :p

      Delete
  7. pernah nyoba tapi kok jadi lemes banget efeknya, padahal waktu itu cuma ganti sarapan jadi green smoothies doang selama semingguan. tp kliyengan, mana saya darah rendah, perfect combo! akhirnya gak saya lanjutin soalnya kata temen kantor muka saya pucet wkwkwk.

    ini 750rb utk 3 hari aja ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh jangan dipaksain Mba, kalau smoothies sarapannya dan penah kliyengan, mungkin gula darahnya turun. Siapin buah potong aja untuk jam 10-11an, sebelum makan siang :)

      Delete
    2. Btw iya 750k 3 hari tapi 3 hari itu kita beneran cuma makan makanan dr catering ini tanpa tambahan lainnya. Kita cuma boleh minum air putih atau air kelapa. Enaknya air putih anget. :)

      Delete
  8. niaa kereenn.. tapi kuat ga yaah klo pas menunya yang cuma dikasih botolan gituuu? apalagi aku doyan meciinn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pas cairan2 malah gampang buat aku Mba drpd hari ketiga. Dijamin perut penuh itu. Btw aku punya maag jg tp aman :D

      Delete
  9. hwaaaa. raw food. aku koq rasanya mending detox dalam bentuk jus yaa. pernah coba catering sehat, tapi sering ga habis dan jadinya malah cheat karena masih laper. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo cheating ga usah catering makanan sehat Kak, sayang uwitnya ya ngga. Haha. Kasihan lambungnya Kak klo air aja 3 hari makanya aku pilih yg ada makanannya. Eh ternyata yg haru terakhir ada yg ga doyan. Untunglah 2 hari pertama sakses :p

      Delete
  10. Daftar kelas Yoga lagi atau gym juga apa kita hahaha....detox emang enak banget, ternyata nggak boleh sering sering ya ???

    Ngakak sampe jupiter Nia nggak bisa makan bayam mentah sama takut Bit, besok2 kita makan ala sunda ya jeng biar segala macam rumput dan daun di makan hahaha *dari jupiter udah balik lagi*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada ayam bakar sunda dengan dedaunan di dkt masjid kantor, td aku makan sana. Aku gamau ikut gym dan kelas yoga dulu kawatir ga kudatengin. Haha

      Delete
  11. Wah menarik nih... Tp kuat ga ya hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo kuatnya pasti kuat Mon karna kita biasa puasa, bisa makan dedaunan mentah ga Mon? Klo buat aku itu yg susyah :p

      Delete
  12. jadi pengen juga detox with burgreens raw food, tampak enakk ^^

    ReplyDelete
  13. 62 kilogram?selisih dikit ma aku yak.
    utk berat 168 cm dan itu wanita, saranku dikurangin..
    makanannya uda ok, tinggal olahraga sama cukup tidur..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku emang gitu Mas, beratnya berat tapi wujudnya ga gendut :p

      Delete
  14. Penasaran banget pengen nyobain deh Nia. Gw juga lagi merasa berat dan begah. Ada target mau nurunin berat badan sama lingkaran pinggang sih. Huehehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo doyan dedaunan mentah coba aja Mas. Lingkar pinggang turun kok :D

      Delete
  15. udah lama ga coba catering healthy food lagi. pertama kali coba tahun lalu buat mayo diet, sempet turun tapi eeeh naik lagi hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow Indah setrong kuat mayo diet, padahal berat banget itu. Mana pasti lebih dr 3 hari kan. Kayaknya yang penting jaga pola dan asupan makan aja cukup ya asal ga berlebihan. Cuma kalau keseringan ke luar kota susah begitu, hehe

      Delete
  16. Nia....kalo aku kayanya ga ketelen banget deh menu2 itu, hebat kamu. Aku lebih baik makan buah yang banyak dibandinh sayur hehehe. Semangat membuang lemak dan sehat ya.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama aku lebih suka buah Mna Des. Ini usaha buang lemaknya diusahain pagi2 joging gitu kadang :D

      Delete
    2. Iya sama aku lebih suka buah Mna Des. Ini usaha buang lemaknya diusahain pagi2 joging gitu kadang :D

      Delete
  17. Aduh luar biasa Nia.. Aku kayaknya gak sanggup kalo raw food gitu. Mendingan yang coldpressed. Sekali glek, kelar. Walaupun rasanya ada yang bikin semaput.

    Tapi kok jadi penasaran juga yah sama raw food ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oya Mba, jangan nahan lapar berlebihan ya kalau detox. Smg pas cold press juice-an bbrp hari lambungnya tetap aman dan sel2nya tetap produktif :)

      Delete
  18. baca postingan ini jadi inget jaman2 perjuangan diet mayo, bukan 3 hari tapi 13 hari, sampe klo liat makanan catering aja rasanya udah mual duluan hahaha x)
    belum pernah coba nih diet raw food, dan kayanya bakalan lebih milih coldpressed juga biar "makan" nya ga begitu terasa karena langsung glek, btw tp hebaaat ih sukses 3 hari diet rawfood nya! sehat2 terus kakanyaa :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebayang banget gimana mualnya dapet kateringnya Ingga, malam sebelum dapet kateringan mungkin udah eneg juga ya bayanginnya. Hehe. Dulu Kak fifi Alvianto berhasil mayo 13 hari juga tuh, tapi dikasih sambel matah buat penolong. Aku 3 hari aja cukup haha. Kalo cold press juice doang kasian lambung btw. Bisa pada mati sel2 pencerna makanannya :(

      Delete
  19. Ngakak baca awal postingan nia,hahaha. Mungkin organ dalamku juga digelendotin lemak jg kali ya. :)) Aku ga kebayang si diet yg ga enak,anaknya cupu. :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diet enak itu diet yang normal aja Mba Lisna, atau kateringan makanan yg sehat secara porsi dan menu. Yang enak kayaknya mihil sik. hihi

      Delete
  20. Nia digelendotin?lemak berarti aku lemak semua. Hikz. Nangis dipojokan. Mau curcol ah, aku udh lumayan beberapa minggu ga makan gorengan. Eh kemarin ujan ujan diajakin jajan gorengan. Pertahanan hancur seketika :""")


    Cool nia! Aku mending pressed juice sih tp itupun bakal milih milih aja rasanya. Kalao rasanya terlalu ajaib aku tak shanggup kak.

    Btw sist kamu segitu beratnya tp tinggi :'"")
    *menatapnanarpadadirisendiri*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum tentu Fa, siapa tau visceral fatku lebih tinggi, hehe. Semangat Ifaa, enjoy makan apa aja asal dibakar, burn baby burn! :D

      Delete
  21. kelihatannya enak semua Nia. dan sepertinya buat nya gampang hehehehe.

    kadang untuk memulai suatu pola makan sehat kita harus maksain diri dengan membayar mahal dulu diawal. setidaknya dengan bekal yang sudah disiapkan terlebih dahulu bisa buat contoh dan latihan untuk selanjutnya kita melanjutkan program makan sehat olahan sendiri. semoga semangat terus yach ikutin program makan sehatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mba Adel, emang yg sehat kadang mahal. Tapi bisa disiasatin bikin sendiri biar lbh hemat dan sehat :D

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)