Report From International Hijab Solidarity Day 2016

22:09

Assalamualaikum. Tanggal 4 September lalu merupakan International Hijab Solidarity Day (IHSD). Saya dengan Anggi dan Mba Listia mewakili Indonesian Hijab Blogger (IHB) ikut serta jalan santai sebagai wujud solidaritas atas peringatan momen internasional untuk para muslimah yang belum merdeka dalam mengenakan hijab. Event jalan santai memperingati IHSD digagas oleh Hijup dengan menggandeng beberapa komunitas, salah satunya IHB. Saya cukup antusias untuk mengikuti event ini meskipun sebenarnya istirahat di minggu pagi sangat menarik. Ada yang belum tahu kenapa ada International Hijab Solidarity Day dan kenapa diperingati setiap 4 September?
Larangan berhijab ternyata pernah terjadi di negara-negara Eropa. Larangan yang paling santer terdengar adalah di Perancis. Mereka melarang anak sekolah mengenakan simbol keagamaan ke lingkungan akademis. Hijab dianggap sebagai simbol keagamaan sehingga tidak boleh dipakai ke lingkungan sekolah. Selain itu ada juga pelarangan lainnya terkait boleh tidaknya mengenakan hijab di ruang publik. Misalnya diskriminasi layanan kesehatan di Turki. Wanita berhijab tak diperbolehkan mendapat perawatan medis di sana. Di Tunisia ada wanita berhijab yang kabarnya mendapat hukuman penjara dan mendapat siksaan.

Dengan latar belakang pelarangan dan diskriminasi kepada kaum muslimah yang mengenakan hijab, maka pada tanggal 4 September 2004 silam diadakan sebuah konferensi di London, Inggris yang dihadiri oleh 300 delegasi. Sekitar 102 delegasi berasal dari Inggris dan sisanya delegasi dari negara lainnya. Dari konferensi inilah disepakati bahwa muslimah diperbolehkan mengenakan hijab di ruang publik.

Di tahun 2009 kembali terjadi musibah pada seorang wanita berhijab di Jerman hingga almarhumah meninggal. Lalu belakangan terdengar kabar bahwa seorang wanita yang mengenakan burkini ke pantai dipaksa untuk membuka jilbabnya. Sedih ya dengar cerita-cerita semacam ini. Oleh karena itu IHSD hadir sebagai wujud solidaritas kita atas kejadian yang menimpa para muslimah yang belum seberuntung kita, belum bebas mengenakan hijab.
Di tengah jalan santai, bersama peserta jalan santai juga Mba Ajeng dan Mba Hanna dari Hijup
Meski mingu pagi Mba Ajeng tetap fresh dan penuh semangat :D
Meski panas banget, tetap disempetin selfi
Saya jadi bersyukur banget di negara tercinta Indonesia para wanita bebas mengenakan hijab ke mana saja. Meski dulu tahun 80-an atau 90-an saya pernah dengar kalau wanita berjilbab wajib menunjukkan telinganya ketika difoto, yang penting sekarang wanita berhijab di Indonesia benar-benar mendapat kemerdekaan untuk mengenakan pakaian yang menjadi kewajiban sekaligus kebanggan para muslimah, yakni hijab.

Rasa syukur inilah yang mendorong saya untuk ikut serta kegiatan jalan santai bersama Hijup dan komunitas lainnya. Dresscode yang kami kenakan hari itu temanya putih. Menunjukkan kesucian niat kita untuk mensupport dan menyuarakan solidaritas kita kepada para muslimah di seluruh penjuru dunia. Semoga mereka sabar dan tetap istiqomah mengenakan hijab.
Sebenarnya ada rasa heran di benak saya kenapa negara-negara yang katanya menganut kebebasan justru melarang kaum wanita pemeluk Islam untuk berhijab. Padahal berpakaian merupakan hak pribadi yang sangat asasi. Saya heran kenapa mereka melanggar kemerdekaan berpakaian yang sebenarnya justru menjadi pelindung para muslimah dari berbagai hal yang tidak baik.

Kejadian-kejadian yang menimpa para muslimah di luar sana mungkin merupakan salah satu bentuk Islamophobia. Orang awam di luaran sana banyak yang ketakutan pada Islam. Mungkin ini karena beberapa aksi teror yang diberatakan secara masiv ke seluruh dunia dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan Islam. Padahal kita sebagai kaum muslim tentu sangat menyadari bahwa agama kita mengajarkan kedamaian. 
My message for all hijabi
Ngomong-ngomong soal Islamophobia, saya jadi inget Film Bulan Terbelah di Langit Amerika. Film ini juga menyuarakan tentang diskriminasi yang dialami wanita berhijab ketika berada di negara yang agama mayoritasnya bukan Islam. Kalau penasaran bisa baca postingan saya tentang Bulan Terbelah di Langit Amerika.
IHB x Hijup in front of our mesaages board for all hijabi

Friend empower each other. Ikut-ikutan #EmpowerChange nya Hijup :D
Semoga masing-masing dari kita bisa menjadi agen muslimah yang baik. Sehingga setiap orang yang melihat dan pernah berinteraksi dengan kita akan merasa bahwa semua muslim dan muslimah itu baik dan amanah. Selama masih ada pelarangan atau diskriminasi pada perempuan berhijab, International Hijab Solidarity Day akan selalu ada untuk mereka. #IslamIsPeace :)

You Might Also Like

21 comments

  1. andaikan di jakarta
    aku ikut pasti nih
    kereeennnnn !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tahun dpn smg ada lagi pas Mba Qia di Jkt ya :D

      Delete
  2. Pagi2 mukanya pada fresh & cantik tanpa make-up :)
    Pengennya ikut, tapi apa daya ngantuk banget... Semoga semua muslimah saling bahu membahu untuk mengeliminir diskriminasi pada perempuan berhijab! Thumbs up utk acaranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin Amiin. Ish apaan aku muka bantal gitu mam saaand :D

      Delete
  3. Kinclong amatan ini gadis gadis cantik pagi-pagi *mata lope lope* ide acaranya oke banget! No more discrimination for hijabers ya :)

    Thanks for sharing niaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya smg ga ada lagi diskriminasi utk wanita berhijab :)

      Delete
  4. Kinclong amatan ini gadis gadis cantik pagi-pagi *mata lope lope* ide acaranya oke banget! No more discrimination for hijabers ya :)

    Thanks for sharing niaaaa

    ReplyDelete
  5. Namanya mendukung saudara seiman meskipun jauh, dengan cara sederhana bisa juga dilakukan yaa. Udah mandi semua kan gadis2 pas datang? hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belom dong Mba, rugi kalau mandi kan keringetan lagi. Hahahaa

      Delete
  6. Jadi terpacu nulis post tentang acara ini juga jadinya ♡ makasi sharing dan foto2nya niaaa cakep semua

    ReplyDelete
  7. Tulisannya keren bgt sih sisteriuz ������

    Btw sedih bgt nasib muslimah yg gabisa bebas berhijab ����

    Insya allah pahalanya berlipat yah aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, semoga mereka sabar dan tabah ya Sist :)

      Delete
  8. Emang kita harus bersyukur tinggal di Indonesia yah, disini jangankan sekedar pake hijab, perempuan jadi presiden aja bisa kok.
    Kameranya bagus banget deh Nia, hasilnya kinclong semua :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamera depan hp snsv kaka :p
      Iya alhamdulillah ya di Indonesia perempuan mempunyai hak yang sama :)

      Delete
  9. wah acaranya seru sekali sepertinya, jadi pengen pake hijab #loh #dikeplakemak

    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  10. Sisteriuz koh....emang dah pagi2 tetep ketjeh kita, soal foto nampakin telinga aku pun ngalamin kok...cerita lengkap mampir ke blog ye :D

    ReplyDelete
  11. Wuih... Keren acaranya. Inspiratif banget. Semoga menjadi acara yang rutin ya. Dan kalo bisa, di kota lain juga. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya semoga setiap tahun ya Teh. Di kota lain mungkin ada komunitas yang mengadakan peringatan ini jg :)

      Delete
  12. Ternyata ada ya event sebagus ini,
    event ini agenda rutin atau tertentu saya ya Mbak?
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kemarin bisa terselenggara sebagai wujud support terhadap rekan2 muslimah di negara lain. Saya berharap event ini akan ada setiap tahun :)

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)