Menikah

Assalamualaikum. Mau sharing tentang update kehidupan pribadi nih. Jarang-jarang kan saya ngomongin private life gini. :D
Sama siapa? Nggak seperti teman-teman yang mungkin menikah dengan pacarnya setelah kebersamaan bertahun-tahun, jadi nanti saya nggak bisa posting foto sama dia dan dikasih caption: foto sama mantan pacar. Lha nggak pernah diajak pacaran. Dibilang #temantapimenikah kok kayaknya tadinya kami nggak seakrab itu. Cuma memang kami kadang ketemu waktu kuliah D IV dan sering ketemu karena kemudian satu lantai setelah sama-sama bekerja kembali. Ta'aruf juga tidak karena tidak memenuhi step by step-nya ta'aruf, hehehe.

Saya merasa beruntung sekali tiba-tiba mendapat rejeki ini. Bersyukur dan bahagia. Semoga teman-teman yang belum dipertemukan dengan jodohnya juga dapat segera mendapati rejeki pernikahan dan merasakan kebahagiaan serupa ya.

The Beginning of The Story

Jadi ceritanya gini, Maret-awal April lalu ketika saya sudah menyerah tentang jodoh dan pernikahan karena sudah lelah dengan keadaan dan sudah berani untuk sepenuhnya tawakal, saya berpikir barangkali saya belum akan menikah sampai umur saya 30-an nanti. Karena saya merasa akan sulit menemukan calon pasangan yang menerima karakter saya dan yang mendukung kegiatan saya. 

Meski masih beberapa tahun ke sana, ada rasa insecure menyambut umur 30-an dalam keadaan single. Karena tengok kanan kiri udah pada nikah semua dan udah pada gendong anak. Kemudian saya mencoba mencari apa saja yang membuat saya insecure. Saya mulai memikirkan hal-hal positif atas kondisi saya yang masih single.

Sebenarnya pressure paling beratnya kadang bukan dari diri sendiri, tapi karena pertanyaan dari orang-orang sekitar. Apalagi pas ada yang melihat kita dengan pity, haha. Padahal kitanya baik-baik aja, apalagi saya memang suka menyendiri. Jadi sebenarnya semua itu balik lagi ke kita ya, mau bagimana mengamati, mengatasi, dan menetralisir rasa-rasa nggak enak yang muncul supaya tau gimana happy dengan kondisi masing-masing.

Serba Nggak Sengaja

Lalu, pada suatu istirahat siang di kantor sewaktu saya baca buku di tempat favorit untuk mendapatkan cahaya matahari, nggak sengaja saya ngobrol tentang relationship dengan teman saya, Argo. Lalu teman kami, Aryo, bergabung. Kemudian kami jadi sering jalan bertiga. Lalu suatu hari Argo pulang kampung, jadi hanya tinggal saya dan Aryo di Jakarta pada beberapa lapis long weekend beruntun April-Mei.

Saat pertama kali saya menghabiskan waktu jalan-jalan berdua saja dengan Aryo ke Museum Nasional, Kota Tua dan Galeri Nasional, saya merasa happy dan benenergi. Biasanya saya merasa lelah jika menghabiskan waktu terlalu banyak dengan orang lain.

Selepas itu saya selalu mengiyakan ajakan Aryo makan bareng atau pulang bareng. Dari situ kami relatif lebih dekat dari biasanya. Eh, ternyata dia supportif banget sama kegiatan saya main-main bikin video dan post blog. Bahkan Aryo bantu saya bikin postingan yang cukup sulit waktu itu. Hehe.

The Proposal

Pada suatu minggu pagi di penghujung Bulan Mei selepas jalan kaki di sepanjang car free day area di Jalan Sudirman. Saya dan Aryo sepakat ke Tak Kie di Glodok yang terkenal dengan kopinya itu. Namun karena kami sampai sana sudah sekitar pukul 9, Tak Kie penuh sesak dan akhirnya kami makan di Soto Afung tak jauh dari sana. 

Ketika makan, Aryo dapat telpon dari Kakaknya. Kemudian dia ketawa-ketawa sendiri setelah menutup telepon. Lalu saya tanya,"Kenopo?" Aryo menjawab "Nek lebaran lamaran piye?" lalu dia cekikikan lagi. Dan saya menyahut asal,"Emang yakin?" Eh anak itu menjawab dengan mantap'"Kenapa nggak?" That's our unromantic proposal. Hahaha.
Jadi kami menjadi lebih dekat dari sekadar teman karena tak sengaja. Sering jalan bareng karena kami sama-sama tak punya agenda ketika banyak libur di akhir April dan Mei lalu. Kami resmi dekat jelang puasa karena baru sadar ternyata kami cocok di banyak hal.

Pengen Nikah Umur Berapa?

Sebenarnya saya sudah ingin menikah sejak sebelum berusia 25. Tapi pasca 25 saya menyadari beberapa hal pada diri saya yang menurut saya perlu diwaspadai terkait kecocokannya dengan calon pasangan.

Pertama, tentang cara saya berbicara dan mengungkapkan pendapat yang kalau disalahpahami bisa dikira melawan. Kedua, saya sangat mandiri dan independen. Apalagi saya punya beberapa keinginan yang akan sangat sulit diwujudkan dengan parner yang resisten pada perubahan. Hal-hal tadi ternyata jika dipadukan, cukup buat bikin pressure, haha.

Ketiga, saya tipe penganut "you can't rule me." Tipe-tipe yang belum apa-apa udah ngatur-ngatur dan mengharuskan perempuan untuk begini begitu akan sangat tidak cocok untuk saya. Meski di sisi lain saya penganut paham perempuan itu di rumah ya masak ya ngurus pakaian dan saya pengen ngurusi hal-hal itu sendiri kalau masih sanggup. Paling enak emang ketemu temen hidup yang nggak keberatan dengan diri kita apa adanya, tapi mau dan tau gimana ngasih masukan sama kita, ya nggak sih? :D

Dari cerita singkat tadi, saya pengen menyampaikan ke teman-teman yang belum menikah bahwa penting lho untuk punya kriteria tentang calon pasangan supaya kita nggak terbawa ke arah yang tidak diinginkan. :)

Yak begitulah, akhirnya saya menikah di usia 28, ketika saya merasa sudah agak sedikit lebih matang (semoga benar ya Allah, amin). 

Saya yakin kebanyakan yang mampir di blog ini sudah duluan menikah, jadi saya mohon doanya supaya dapat mengarungi bahtera rumah tangga dengan selamat. Menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Amiiin...

Untuk teman-teman yang belum menikah dan sudah ingin, berapapun umur kalian, percayalah jodoh datangnya di waktu yang tepat. Dan seringkali di saat tak terduga. Ingat quotes terkenal dari Tolstoy, Tuhan Maha Tahu, tapi menunggu." Tetaplah menjadi diri sendiri tapi jangan lupa juga untuk selalu menjadi lebih baik dari versi dirimu masing-masing (saya yakin kalian semua sudah beyond ini! :))

Buat yang belum kepingin menikah, it's okay. Just enjoy your single time. I think marriage will be full of responsibility. Jadi nikmati kebebasanmu selagi kamu belum punya beban untuk bertanggung jawab tentang hidup orang lain. :D
Terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah mendoakan, datang jauh-jauh ke rumah saya dan ke Kutoarjo, atas segala pemberian, dan ucapan yang membahagiakan dari teman-teman semua. Semua Allah yang balas ya, semoga urusan teman-teman semua dilancarkan juga.

Tentunya saya tidak bisa mengabari berita bahagia tentang pernikahan kemarin kepada teman-teman semua, yang saya skip bukan berarti tidak dekat di hati. Semua karena keterbatasan waktu dan tenaga. Sekali lagi mohon doa baiknya njih. Tabik :)

44 comments:

  1. Yayyyy im happy for you niaa!!! Berarti pembicaraan kita di taksi waktu itu udah mulai one sep closer ya~~~

    Duh baca postingan ini jdi geregetan macem iamkumbre & bella. Emang #NAH nggak kalah kece sama #BAE

    Sambil baca ini sambil mikir lagi kok yg kamu tulis 11 12 mirip aku banget mau ini itunya~~~

    Semoga samawa ya sis & semog ku juga dapet partner yg saling beriringan bukan digiring & selalu support. Tsah,!

    Cant wait liat debaynya nia dan main pas openhouse rumah after marriage Nia

    Ps: pertama kali denger Nia cerita ttg aryo dan dari foto en video udah keliatan sih wajah lebih bersina dan aura happynya memancar. Ternyata rezekinya memang berjodoh sampai pelaminan yah sis. Semoga sapai akhir hayat juga. Hahaha btw aku lg ngebayangin kalo aryo ngebanyol dan muka kamu lempeng. Lol


    Selamat bulan madu sizteeer

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu preambule Fa, intro. Hehe. Jadi saksi jalan cerita ya kamuh :p

      Amin, semoga dapat partner yang sesuai kriteria ya Fa, biar potensi atas peran kita di dunia terwujud ((berat amat)). Haha.

      Sinilah ke Bangka, selalu terbuka buat Neng Ifaa :D

      Delete
  2. waaah akhirnya cerita yang di tunggu2 muncul juga..
    ternyata benar Allah tidak pernah salah untuk menjodohkan sepasang kekasih..
    jika Allah sudah berkehendak (kun fayakun) sapa pun tdk bisa mengelaknya..

    sekali lagi semoga SAMAWA mba nia... jodoh dunia akhirat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi Uni Alvi. Iya alhamdulillah banget. InsyaAllah selalu ketemu di saat yang tepat ya. Amin amiin, makasi Uni, smg program momongannya juga terkabul di waktu yang tepat ya :*

      Delete
  3. Aamiin, mengaminkan semua doa baik nya sis. Speechless banget hahaha, sampe berkaca-kaca dan meitikkan air mata BAHAGIA !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serius Sist? Haha. Semoga Seus Anggi juga segera ketemu jodoh yang dinanti ya :')

      Delete
  4. hihi senyum2 sendiri gitu aku bacanya nii..
    mirip ceritanyaaa, gak pake lama langsung aja deh ya :D
    semoga samawa ya sisterku, bener kata ifa #NAH gak kalah kece sama #BAE, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin, semoga lancar2 persiapan acaranya Inggaa :*

      Delete
  5. Mba Niaaa, seneng bgt setelah baca blogpost ini. :') Semoga selalu dilimpahi keberkahan ya mba untuk rumah tangganya. Makin bahagia dan tambah saling support satu sama lain hihi happy wedding 😘😘😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi Retnoo, amin amiiin. Happy dan sukses selalu buat kamu juga yaah :*

      Delete
  6. Akhirnya jadinya beli cincinnya di mana? Kaliyem bukan? Hahaha.. Semoga sakinah, mawadah dan warahmah ya nia dan aryo. Turut happy akhirnya ada lelaki yang bisa ngimbangin dan support nia, si alpha woman, nyahahaha.. Kiss and hug. :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Toko Mas Menteng Mba. Haha. Kaliyem masih tutup waktu abis lebaran. Makasih Mba Lisna, amin amiin, kiss hugs buat Sist Lisna dan Nayaa :*

      Delete
  7. Niaa.... i'm Happy For you.. semoga pernikahannya sakinah, mawadah dan warohmah ya ni<3.
    baca tulisan ini mengenai awal hampir menyerah dan tawakal itu..hmmm, gw sedang pada tahap tersebut jadi pas baca. Iyaa bener banget hahahahahah..
    dan cerita nia serta teman lainnya, lagi-lagi bikin gw sadar. bahwa segala sesuatu akan datang pada saat yang tepat :).

    "you can't rule me"
    itu capricorn banget..!hahahahha...

    sekali lagi, selamat sayang ^_^
    happy honeymoon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menyerah beneran itu Winda bukan hampir. Wkwkwk. Kayaknya udah tawakal bener waktu itu, alhamdulillah dpt rejeki mendadak. Semoga kamoh juga dapat rejeki kaget tapi tentunya yang baik dan mensupport supaya gulanya gulali makin warna warni, hidup capricorn. Hahaa.

      Delete
  8. Bacanya aku sambil deg-degkkaan... karena hadiah jodoh dari Allah itu memang mengagumkan banget. Apalagi kalau sebelumnya udah tawakkal. Udah lah, mengejutkan banget. I'm Happy For You Nia... :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba Idhaan, menyerah pada Yang Maha Kuasa udah yang terbaik ya emang. Semoga Mba Idhan ketularan rejeki nikahan juga. :*

      Delete
  9. Niaaa sekali lagi aku ucapin selamat ya. Semoga langgeng dan berbahagia terus. Kalo hamil barengan aku dooong hahahahaha.

    Seneng bacanya. Jadi percaya life is full of surprises ya. Dan Allah yang buat cerita bahagianya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya life is full surprise yaa. Ayo hamil bareng Li. Eh serius ya pas nikahan aku baru merasakan betapa hampir semua orang ngomongin momongan, gile pressurenya. Padahal dr resepsi sampe skrg aku lagi menstruasi. Wkwkwk. Semoga kita segera dikasih rejeki hamil kalau emang waktunya tepat ya Li :*

      Delete
  10. Happy wedding, Nia. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah. Senang sekali baca postingannya. Adem dan tidak menggurui. Jodoh memang nggak terkira ya datangnya darimana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin amin amiin, makasih Mbaaa... Iya bener2 ga terkiraa :')

      Happy selalu buat Mba Sekeluarga :)

      Delete
  11. Ohh begituuu toh ceritanyaaaaa.. hihihi..

    Sekali lagi, selamat yah Niaaaaa.. Doa terbaik buat pernikahan nya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, makasi Mba Yeyee. Begitulah ceritanya Mbaa. Hehehe. Happy dan sehat selalu untuk Mba Yeye sekeluargaa :D

      Delete
  12. Barakallah hu lakuma wa baraka alikuma Wa jamaah baina kuma fii khair...

    Selamat yaa, Nia...^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, makasih Mba Minda. Lancar2 kehamilannyaa :*

      Delete
  13. Happy wedding, Nia! Semoga sakinah mawaddah warahmah dan selalu saling mecinta sampai akhir hayat. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mba, amin amiin ya Allah. Happy n success for you Mbaa :)

      Delete
  14. Nia, aku nangis baca ini. huhuuu semoga aku seberuntung kamu ya, ketemu yang sesuai di saat tak terduga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah kamuu, bisa jadi kita mengalami kesulitan yang sama ya sebagai cewek Jawa yang independen. Hihi. Good luck for you Sist, semoga ketularan rejeki mendadaknya :)

      Delete
  15. huaaa moso umur 28 sekarang? bukannya 30 ya? heuheuheu
    Btw selamat yooo, semoga langgeng
    sukses...

    sini ke Lombok, honeymoon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau dong ke Lombok. Haha. Kamu yg 30 kali Ir :p
      Aku 28 ae

      Amin, makasiii. Happy n sehat selalu buat Kak Irwan sekeluarga :)

      Delete
  16. Selamat menempuh hidup baru ya Nia.... moga langgeng yaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi Mas Ryan, amiin amiin. Sukses selalu Mas :)

      Delete
  17. semoga samara Nia, ikut bahagia baca kisah kasih kalian berdua
    jodoh tak jauh ternyata ya.. alhamdulillah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Makasi Mba Monda. Iya ternyata cuma beberapa meter dr kemaren2, hehe. Meski sekarang jauh :D

      Delete
  18. halo kak nia aku your new blog reader, reading this story is so inspiring kak, im only 23 but always told my friend that i probably gonna be settle at 26 or 27, i dont know why. banyak dekat sama cowok buat always failed to step forward, i hope im going to meet someone whos "just right" for me like you do. happy wedding and have a happy life ahead kak nia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih udah berkenan baca blog aku, terima kasih banyak juga atas apresiasinya. Alhamdulillah kalau menginspirasi hal baik. Nah kalau tentang kapan settled down aku malah dulunya pede aja gitu udah pantes, belakangan aja ngerasa ternyata dulu belum terlalu mature, hihi. Pesen aku buat yang masih single jangan terpaku sama satu orang yang orangnya mungkin belum berani melangkah ke level yang seharusnya. Lebih banyak teman lebih baik asal nggak PHP-in orang ;)

      Delete
  19. waaa... koncoku kecee bangetss, Congrats Nia Aryo...,, semoga sakinah mawadah warohmah, langgeng saklawase... sekalinya mampir k blog pas banget baca postingan ini, kereen Ni... sukses yak....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah Yayuuk tho, makasih banyak. Amin amin amin. Ceritamu nanti pasti lebih keren insya Allah :D

      Delete
  20. Selamat, ya. Semoga sakinah mawaddah wa rahmah. Tapi memang bener banget ya kalau jodoh kita gak tau darimana dan bagaimana datangnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Teh. Amin amin amin. Iya bener banget nggak tahu sama sekali, misteri banget tentang jodoh ini :D

      Delete
  21. Selamat #niaxaryo , semoga senantiasa dilimpahi kebahagaiaan sampai selama lamanyaaa :D.
    Wah, namaku ikut disebutkan, jadi terharu :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ya Allah, makasi juga Go. Semoga dipertemukan dengan jodoh di waktu yang tepat ya kamu juga :D

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Powered by Blogger.