Tips Membawa Anak Nyaman Naik Kereta Api

21:07

Kemarin Sabtu sepupu saya main ke rumah. Dia cerita kalau mau mudik dengan dua anaknya yang masih balita. Saya yang belum punya anak ini jadi kepo dong gimana supaya nyaman berkereta dengan anak. Sepupu saya udah sering mudik pakai kereta api, bahkan pas nikahan saya kemarin dia juga naik kereta sama anak balitanya. Setelah ngobrol-ngobrol tentang tips berkereta api yang nyaman dengan anak, saya jadi pengen bikin postingannya nih. Jangan khawatir, kereta api sekarang sudah sangat nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Semuanya ada AC nya.
sumber: indonesianfamily.wordpress.com
Biasanya anak-anak lebih nyaman naik kereta untuk jarak jauh dibanding moda transportasi lainnya karena mereka bisa jalan-jalan di dalam kereta. Selain itu tempat duduk di kereta, yakni jarak antar kakinya luas banget untuk kelas bisnis dan eksekutif. Kelas ekonomi juga lumayan jarak antar kakinya. Oiya, anak-anak biasanya suka naik kereta juga karena bisa melihat pemandangan di luar jendela yang cukup beragam di sepanjang perjalanan. 

Kalau teman-teman membaca artikel ini ketika baru mau berkereta untuk pertama kalinya dengan anak, yuk coba simak beberapa tips berikut ini agar perjalanan lebih nyaman.

Siapkan KIA (Kartu Identitas Anak)

Untuk membeli tiket kereta api anak-anak, kita perlu memasukkan nomor identitas yang bisa didapatkan dari Kartu Keluarga atau Kartu Identitas Anak. Jika belum memiliki KIA, alangkah baiknya segera mengurusnya. Caranya silakan ke RT, RW dan kantor kelurahan tempat tinggal.

Kalau malas mengurus KIA, bisa pakai KK saja untuk beli tiket kereta anak. Tapi tentu saja musti bawa-bawa KK ketika mau masuk peron. Nah, kalau malas bawa-bawa KK yang emang ukuran kertasnya gede atau takut KK-nya ilang kalau ditenteng kemana-mana, coba aja urus KIA supaya lebih ringkas dan bakalan berguna juga untuk urusan lainnya terkait keperluan anak. 


Pesan Tempat Duduk Menghadap Depan


sumber: tirto.id
Kalau teman-teman naik kereta ekonomi, coba minta ke petugas supaya dikasih tempat duduk yang menghadap ke depan. Posisi ini akan membuat anak lebih nyaman selama perjalanan dan mengurangi pusing yang bisa terjadi ketika duduk menghadap belakang. Kalau pesan tiketnya online, bisa tanya dulu ke 121 untuk detail tempat duduk. Atau kalau sudah biasa pesan tiket kereta biasanya hafal tuh yang mana tempat duduk yang menghadap depan.

Belikan Anak Tiket Sendiri

Anak-anak yang masih balita memang masih bisa dipangku atau digendong. Namun lebih baik dibelikan tiket sendiri. Bahkan untuk anak bayi sekalipun. Ini supaya kita dan anak-anak lebih leluasa bergerak di kursi. Nggak sungkan sama kursi sebelah, hehe.

Berbeda dengan orang dewasa yang kalau ngerasa capek bisa bilang terus memilih jalan-jalan ke restorasi atau gerbong lain, anak-anak biasanya belum bisa mengungkapkan apa yang mereka rasa. Terutama yang masih batita, belum bisa mengekspresikan rasa capek. Dengan duduk sendiri, ibu akan merasa lebih nyaman selama perjalananan. Anak-anak pun bisa tidur dengan nyaman dengan kursi yang tak berdampingan dengan orang lain.

Tiket kereta api untuk anak bisa dibeli langsung secara online seperti melalui traveloka.com. Agar transaksi lebih nyaman, jangan lupa  KIA sebagai tanda identitas anak di tiket.

Bawa Mainan Kesukaan

Ketika melakukan perjalanan jauh dengan anak, membawa mainan kesukaan mereka adalah hal wajib. Hal ini untuk mengurangi risiko mereka bosan karena perjalanan yang berjam-jam di atas kereta. Selain mainan, bawakan juga buku kesayangan mereka yang bisa dibacakan selama perjalanan.
sumber: simomot.com

Bawa Cukup Makanan

Kalau kita lapar tinggal pesan ke restorasi atau ke petugas restorasi yang sedang keliling. Nah, kalau anak-anak agak susah nih. Kemungkinan besar mereka nggak bisa makan makanan restorasi kalau lapar, khawatir pedas juga kan. Apalagi balita dan bayi, wajib dibawakan makanan khusus. Jadi, penting banget buat bawa makanan dalam jumlah yang cukup hingga ke kota tujuan. Jangan lupa juga bawa snack mereka yang kira-kira tidak tersedia di restorasi.

Jika anak meminum dengan botol, jangan lupa bawa termos berisi air panas untuk menyiapkan susu dan mencuci botol. Siapkan perlengkapan susu dan makanan ini dalam tas khusus dan letakkan di bawah kursi agar tidak perlu membongkar tas yang berada di kabin.

Beri Informasi Sejak Sebelum Berangkat

Ajak anak berkomunikasi bahwa akan naik kereta api dengan waktu yang lama. Berikan informasi hal-hal menyenangkan yang bisa mereka lakukan selama di dalam kereta. Teman-teman bisa menceritakan kota-kota apa saja yang bakal disinggahi dan ada legenda apa saja tentang kota itu.
Meski anak masih balita, jangan segan untuk bercerita tentang rencana perjalanan dengan kereta api ini. Sehingga mereka sudah tahu, apa yang bakal dinaiki dan mengurangi risiko penolakan begitu tiba di stasiun.

Sekian dulu tips berkeretanya, kalau teman-teman punya tips lainnya, boleh banget dibagi di kolom komentar ya. :)

You Might Also Like

16 komentar

  1. btw aku udah lama banget enggak naik kereta nih, heuheuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pas masih tugas di Sumbar juga belum tentu setahun sekali tuh, hihihi :D

      Delete
  2. Aku blm pernah naik kereta bawa anak2 nih, pengen banget pdhl krn mereka jg udah ngajakin. Nanti ah abis lahiran ajak 3 bocil sekalian naek kereta :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1 row kanan kiri borong semua ya Mba, haha. Ke Bandung dulu buat percobaan :D

      Delete
  3. Aku baru tau nih kalau ada KIA. Bentuknya kartu gitu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Li sebesar KTP warnanya merah gitu :)

      Delete
  4. naik kereta sekarang memang menyenangkan yach. waktu ke solo kemaren anak-anak diseberang kursiku asyik nge-vlog atau ngerekam video sendiri loh. gileee anak sekarang canggih2. yang penting mereka happy dan nga bete sepanjang jalan dan kreatif pula

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mba Adel, yang penting mereka ga bosen. Gaul banget ya keretaan sambil nge-vlog :D

      Delete
  5. Kereta termasuk transportasi umum paling nyaman. Paling sering ajak anak-anak ke luar kota pakai kereta kalau lagi gak bawa kendaraan pribadi. Tapi saya baru tau kalau harus bawa KIA atau KK. Selama ini kalau di peron cuma diminta KTP orang dewasa aja. Anak-anak tetap lolos meskipun gak bawa kartu pengenal.

    Saya terakhir naik kereta bersama anak-anak bulan September lalu. Peraturan baru kali, ya? Berarti saya harus siapin juga. Kan gak lucu kalau anak-anak dilarang masuk karena gak bawa tanda pengenal :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kereta jarak pendek ya Teh? Kalau dari Jakarta ke Jateng Jatim diminta sih KK nya biasanya. :D

      Delete
  6. Waduh tahun lalu Neyna beli tiket ga pake KIA mba Nia duh males jeh ih ngurusin bikinnya hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bisa ga pake mah mangga atuh ga usah bikin, wkwk. Bawa KK aja Teh :D

      Delete
  7. Aku tahun lalu nyobain ke Jogja, baliknya naik kereta. Cuma nih si adik sekarang udah nggak bisa diam haha... bulan april mau nyobain mudah2an deh lancar. Aku baru tau cara bikin KIA ini, makasih ya Niaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mba, aku sendiri belum nyoba bikin, haha :p

      Delete
  8. Aku baru bawa anak naik kereta yang terdekat cuma ke Bogor itu juga coba-coba, hee.. nanti kita akan nekat bawa anak naik kereta ke Solo... yeeay!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga perjalanannya menyenangkan Mba :D

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar.
Love, Nia :)

Like us on Facebook

Instagram